Info Sukabumi

Jelang Idul Fitri, Komisi IX DPR RI dan BPOM Edukasi UMKM Sukabumi Soal Pangan Aman dan Kosmetik Berizin

Elmitra News – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia bersama Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat dengan tema “Pangan Aman, Gizi Seimbang, Keluarga Sehat” di Hotel Balcony, Kota Sukabumi, pada Sabtu (14/03/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin didampingi perwakilan BPOM RI Provinsi Jawa Barat Rina Fatmawati, serta diikuti sekitar 230 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kota Sukabumi.

Zainul Munasichin menyampaikan bahwa BPOM merupakan mitra strategis Komisi IX DPR RI dalam menjaga keamanan obat dan makanan di Indonesia. Ia menegaskan, kegiatan edukasi ini menjadi sangat penting terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketika permintaan terhadap makanan olahan meningkat secara signifikan.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahan makanan yang akan dikonsumsi maupun diolah di rumah, agar terhindar dari potensi keracunan makanan.

“Kami mengedukasi masyarakat agar lebih selektif dalam memilih bahan makanan olahan yang akan diproses di rumah saat Idul Fitri nanti. Jangan sampai momen yang seharusnya penuh kebahagiaan justru terganggu akibat keracunan makanan,” kata Zainul.

indihome sukabumi

Selain membahas keamanan pangan, Zainul juga menyoroti maraknya peredaran kosmetik yang tidak memenuhi standar keamanan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk kosmetik maupun perawatan kulit.

Menurutnya, menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan penggunaan kosmetik karena banyak orang ingin tampil maksimal saat merayakan hari besar bersama keluarga.

“Dalam momentum Idul Fitri, ibu-ibu tentu ingin tampil prima. Namun harus berhati-hati dalam memilih kosmetik atau skincare. Jangan mudah tergiur iklan yang menjanjikan hasil instan, apalagi dengan harga yang tidak wajar. Pastikan produk yang digunakan memiliki izin BPOM,” tegasnya.

Zainul juga mendorong BPOM untuk terus memperkuat pengawasan langsung di lapangan guna memastikan makanan, obat-obatan, dan kosmetik yang beredar di masyarakat telah memenuhi standar keamanan.

“Beberapa waktu lalu Komisi IX DPR RI bersama BPOM telah melakukan inspeksi langsung ke salah satu pasar di Kota Depok untuk memeriksa kualitas produk yang beredar,” tambahnya.

“Dari hasil uji sampel yang kami lakukan di salah satu pasar di Depok, seluruh produk yang diperiksa dinyatakan memenuhi standar. Namun pengawasan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk tetap terjaga,” tandasnya. (darwan)

Reporter : Azka

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button