Bazar Culinary Ramadhan 1447 H di Kabupaten Sukabumi Resmi Ditutup, Perputaran Ekonomi UMKM Capai Rp200 Juta

Elmitra News – Bazar Culinary Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Kabupaten Sukabumi resmi ditutup pada Minggu (08/03/2026), di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat
Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi tersebut ditutup oleh Wakil Bupati Sukabumi Andreas, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Rina Rosmaniar dan Sekda Ade Suryaman.
Penutupan Bazar yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026 ini dihadiri oleh Forkopimda, para kepala perangkat daerah, 35 pelaku UMKM dan tenant Bazar Culinary Ramadhan, serta masyarakat Kabupaten Sukabumi yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dalam laporannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Rina Rosmaniar menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bazar Culinary Ramadhan merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar terus berkembang dan naik kelas. Rina menyebut bahwa Dekranasda akan terus berupaya memperluas pembinaan kepada lebih banyak UMKM di masa mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membeli dan menikmati produk UMKM yang disajikan dalam Bazar Culinary Ramadhan tahun ini. Perputaran ekonomi yang terjadi terasa sangat nyata,” ungkapnya.


“Kami berharap para pelaku UMKM tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas produk, penyajian, serta menjadikan kuliner yang disajikan sebagai ikon makanan khas Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sri Hastuty Harahap mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Sri Hastuty menyampaikan bahwa bazar kuliner yang digelar selama Ramadhan ini berhasil mencatat perputaran ekonomi hingga mencapai Rp200 juta.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang begitu besar dalam kegiatan ini. Ke depan, kami berharap Bazar Culinary Ramadhan dapat diselenggarakan dengan lebih meriah lagi sehingga dampak ekonominya semakin besar bagi para pelaku UMKM, sekaligus memberikan pilihan kuliner yang lebih beragam bagi masyarakat,” singkatnya.


Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Sukabumi Andreas turut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Bazar Culinary Ramadhan yang diinisiasi oleh Dekranasda bersama DKUKM Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap geliat ekonomi daerah.
“Pergerakan ekonomi yang terjadi dalam Bazar Culinary Ramadhan ini menjadi salah satu indikator bahwa kondisi ekonomi di Kabupaten Sukabumi sedang dalam keadaan baik. Kami juga mengapresiasi para pelaku UMKM yang hadir karena mereka menampilkan produk dengan tampilan menarik, rasa yang nikmat, dan layak untuk dipromosikan lebih luas,” kata Wabup.
Andreas berharap ke depan Dekranasda dapat semakin aktif dalam menghimpun serta memperkenalkan produk-produk UMKM Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kabupaten Sukabumi merupakan daerah wisata. Oleh karena itu, produk-produk UMKM memiliki peran penting sebagai penunjang sektor pariwisata. Kami berharap Dekranasda dapat terus memperkuat pembinaan dan promosi sehingga produk lokal Kabupaten Sukabumi mampu bersaing di tingkat nasional,” tandasnya. (darwan)
Reporter : Azka



