Ngalongok Dulur di Lembur: Hangatnya Sapaan Bupati Asep Japar di Tengah Antrean Pangan Murah

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Jampangtengah, pada Sabtu (19/09/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menjaga stabilitas pasokan serta memotong rantai distribusi harga pangan yang kerap memberatkan masyarakat.
Kegiatan Ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ini dikemas dalam program sosial “Ngalongok Dulur di Lembur”, momen ini juga dipadukan dengan bakti sosial dan berbagai pelayanan publik langsung untuk masyarakat desa.
Menariknya, Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Kepala DKP Gatot Sugiharto tidak sekadar meninjau lokasi, melainkan turun langsung melayani para warga, mulai dari menimbang komoditas hingga menyerahkan bahan pokok secara interaktif.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa esensi dari perjalanan ini adalah silaturahmi sejati untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluh kesah serta potensi di wilayah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat. Kami yang merupakan pelayan masyarakat, harus turun langsung ke masyarakat. Ini upaya memperkuat pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Bupati.
Melihat antusiasme warga yang begitu besar, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam. Baginya, melihat kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan harga yang ramah di kantong adalah kebahagiaan tersendiri bagi pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Sukabumi melalui Kabid Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Mirna Puspitasari, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk memotong komparasi harga pasar yang kerap memberatkan.


“Tujuannya untuk menyediakan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” jelas Mirna.
Berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, telur, terigu, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, hingga aneka sayuran dan buah segar ludes diserbu warga.
Melalui konsistensi gerakan pangan murah ini, DKP Kabupaten Sukabumi berharap masyarakat tidak lagi merasa cemas akan lonjakan harga pangan. Pemerintah ingin memastikan bahwa di setiap dapur warga, khususnya para emak-emak, tetap berasap dan kecukupan gizi keluarga di pelosok Sukabumi dapat selalu terjaga dengan baik. (darwan)



