Berlangsung Khidmat, Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Palabuhanratu

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Sukabumi di Alun-alun Palabuhanratu pada Kamis (01/10/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kembali rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda Inf. M. Yasin Tuakia dari Batalyon TP 331 Sanca Manggala.
Kekhidmatan upacara semakin terasa saat Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, membacakan teks Pancasila, disusul oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Jalannya upacara ini diikuti dengan tertib oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, Forkopimcam, Kepala Desa, personel TNI-Polri, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum krusial untuk membentengi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, kita harus terus memperkuat persatuan dan kesatuan. Semangat kebersamaan perlu terus dijaga untuk mempertahankan keutuhan negara,” ungkap Asep Japar tegas.
Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membumikan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menambahkan bahwa upaya menjaga kedaulatan dan keharmonisan bangsa merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan.
Di akhir penyampaiannya, Asep Japar memberikan catatan khusus mengenai pentingnya edukasi sejarah bagi generasi penerus. Menurutnya, pemahaman yang kuat tentang sejarah perjuangan bangsa akan melahirkan generasi muda yang menghargai jasa para pahlawan dalam menyatukan Indonesia.
“Generasi muda harus mengetahui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan serta menyatukan negara. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diterapkan dan dilanjutkan,” pungkasnya. (darwan/red)



