Camat Sukabumi, Ade Rikman Siapkan Program “Kembang Suji”, Jemput Bola Perekaman KTP hingga Akta Kelahiran
elmitra news – Camat Sukabumi yang baru, Ade rikman, menyiapkan sejumlah program prioritas untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan di wilayah Kecamatan Sukabumi.
Salah satu program yang akan digulirkan adalah “Kembang Suji” atau Kembali Bangun Subuh Mengaji. Program tersebut direncanakan dilaksanakan secara bergilir di masjid jami yang berada di wilayah Kecamatan Sukabumi.
Ade Rikman mengatakan, waktu subuh merupakan momentum yang penuh hikmah dan keberkahan. Karena itu, ia ingin mengajak masyarakat kembali menghidupkan masjid melalui shalat subuh berjamaah dan kegiatan mengaji.
“Yuk, kita bangun subuh, kita pergi ke masjid, ajak anak-anak untuk ke masjid dan berjamaah subuh. Subuh itu luar biasa, banyak pahala, hikmah dan keberkahan yang bisa kita dapatkan,” ujar Ade Rikman saat di wawancara oleh awak media di ruang kerjanya, Kamis, (13/8/2026)
Menurutnya, program tersebut untuk tahap awal akan dilaksanakan minimal satu kali dalam satu minggu. Namun, pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Selain kegiatan keagamaan, program “Kembang Suji” juga akan dimanfaatkan sebagai sarana mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Pihak Kecamatan Sukabumi akan melakukan jemput bola perekaman KTP elektronik, termasuk pelayanan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta Kartu Identitas Anak (KIA).
Ade Rikman menegaskan, peralatan pendukung perekaman KTP sudah tersedia di Kecamatan Sukabumi. Karena itu, fasilitas tersebut akan dimaksimalkan untuk membantu warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.
Ia meminta para RT dan RW melakukan pendataan terhadap warga yang belum memiliki KTP maupun dokumen kependudukan lainnya, termasuk kelompok lansia dan penyandang disabilitas.
“Mohon kepada Pak RT dan Pak RW untuk mendata warga yang belum punya KTP, baik yang disabilitas, ODGJ, maupun lansia. Mereka juga perlu kita fasilitasi dalam pembuatan KTP,” katanya.
Menurut Ade, kepemilikan dokumen kependudukan sangat penting karena banyak pelayanan publik membutuhkan KTP dan dokumen administrasi lainnya, termasuk akses pendidikan, kesehatan dan layanan BPJS.
“Jangan sampai ketika warga membutuhkan pelayanan kesehatan, pendidikan atau pelayanan lainnya, ternyata tidak memiliki KTP. Padahal alat untuk perekaman KTP sudah ada di Kecamatan Sukabumi,” ungkapnya.
Ia berharap program jemput bola tersebut dapat menyisir warga yang selama ini belum mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Ade Rikman, Camat Sukabumi juga mengajak seluruh stakeholder, mulai dari RT, RW, DKM, tokoh masyarakat hingga seluruh warga Kecamatan Sukabumi untuk mendukung program-program tersebut.
“Mudah-mudahan dengan program Kembali Suci ini kita bisa memperkuat silaturahmi, membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid, sekaligus menghadirkan pelayanan pemerintah yang lebih dekat kepada masyarakat,” pungkasnya
Reporter : Nandre



