Info Sukabumi

KOTA SUKABUMI CAPAIAN TERBAIK 192,1% DALAM PROGRAM GENTING, TERBAIK DI JAWA BARAT DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DALAM BIDANG PENGENDALIAN PENDUDUK

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi mencatat capaian positif dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Berdasarkan data Provinsi Jawa Barat hingga 18 September 2026, Kota Sukabumi mencatat capaian sebesar 192,1 persen, atau menjadi capaian tertinggi di Jawa Barat dalam pelaksanaan program GENTING.

Kepala DP2KBP3A Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam mendukung upaya pemenuhan kebutuhan keluarga yang berisiko stunting.

“Program GENTING ini bukan hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga menggerakkan kepedulian masyarakat melalui peran Orang Tua Asuh, baik perorangan, kelompok, maupun dunia usaha,” ujar Yadi.

Program GENTING menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, khususnya yang masuk dalam kategori Keluarga Berisiko Stunting (KRS).

indihome sukabumi

Program tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mempercepat penurunan angka stunting, membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak dan keluarga rentan, serta membangun kolaborasi lintas sektor melalui konsep Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur lainnya.

Dalam pelaksanaannya, bantuan GENTING mencakup lima bentuk intervensi, yakni bantuan nutrisi berupa makanan bergizi tambahan, bantuan non-nutrisi seperti rumah layak huni dan jamban sehat, akses air bersih, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Capai 2.987 Sasaran

Dari target awal sebanyak 1.555 Keluarga Berisiko Stunting yang tersebar di tujuh kecamatan, program GENTING di Kota Sukabumi telah memberikan bantuan kepada 2.987 sasaran.

Capaian tersebut mencapai 192,1 persen dari target awal, sehingga menempatkan Kota Sukabumi sebagai daerah dengan capaian tertinggi di Jawa Barat berdasarkan data hingga 18 September 2026.

Sementara itu, sebanyak 1.498 sasaran telah mendapatkan intervensi berupa bantuan nutrisi dan edukasi.

Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan para mitra Pentahelix yang terdiri dari empat instansi swasta, 14 donatur perorangan, serta 17 komunitas atau kelompok masyarakat.

Meski capaian tersebut cukup signifikan, Yadi menegaskan masih terdapat pekerjaan yang perlu dilanjutkan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan jamban sehat, rumah layak huni, dan akses air bersih bagi keluarga berisiko stunting.

“Perjuangan ini belum selesai. Masih ada kebutuhan masyarakat yang harus kita intervensi, terutama berkaitan dengan jamban sehat, rumah layak huni dan akses air bersih,” katanya.

Menurutnya, capaian 192,1 persen menjadi bukti bahwa kolaborasi dan gotong royong dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menangani persoalan stunting.

“Kita berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus bergerak dan meningkatkan kolaborasi. Dengan gotong royong, kita bisa mewujudkan generasi Kota Sukabumi yang sehat, kuat dan bebas stunting,” ungkapnya.

Raih Sejumlah Capaian Lain

Selain capaian Program GENTING, DP2KBP3A Kota Sukabumi juga mencatat sejumlah capaian lainnya pada September 2026.

Di antaranya dalam Pengelolaan Capaian ASN Peduli Kependudukan, Pengelolaan Program Kampung Berkualitas, serta Pengelolaan Sekolah Siaga Kependudukan.

Yadi menyebut berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari sisi kepemimpinan, keteladanan, loyalitas, partisipasi maupun kepedulian seluruh pemangku kepentingan.

“Berbagai capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik dalam mewujudkan Dalduk Ngapung, Kota Sukabumi Bercahaya, Jabar Istimewa dan Indonesia Maju, dengan ridho, rahmat serta perlindungan Allah SWT,” pungkasnya (Ndre)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button