Perkuat Ketahanan Keluarga, DPPKB Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Kapasitas Kader TRIBINA dan UPPKA

Elmitra News – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Kelompok Kegiatan (POKTAN) TRIBINA dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) pada 30–31 Juli 2026 di Aula DPPKB Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini diikuti oleh 140 kader yang berasal dari 10 kecamatan sebagai upaya meningkatkan kompetensi kader dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana serta memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan dilaksanakan secara bertahap sesuai kelompok sasaran, yakni Kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) pada 30 Juli 2026, dilanjutkan dengan Kader Bina Keluarga Lansia (BKL) dan UPPKA pada 31 Juli 2026.
Peningkatan kapasitas ini bertujuan memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi kader dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pembinaan kepada keluarga sasaran sesuai kelompok usianya. Melalui kegiatan ini, para kader juga dibekali pemahaman mengenai pengasuhan anak, pembinaan remaja, pelayanan kepada keluarga lansia, serta pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UPPKA.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha menegaskan bahwa kader TRIBINA dan UPPKA merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Kegiatan peningkatan kapasitas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kompetensi kader agar mampu memberikan pelayanan dan pendampingan yang semakin berkualitas kepada masyarakat,” ungkap Eka, pada Jumat (31/07/2026).
Tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, mulai dari percepatan penurunan stunting, pembinaan remaja, penguatan pelayanan kepada keluarga lansia, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Karena itu, kader harus terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi agar mampu menjadi penggerak pembangunan keluarga di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Eka menyampaikan bahwa keberhasilan Program Bangga Kencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan keluarga sasaran.
Menurutnya, kader BKB memiliki peran penting dalam memberikan edukasi mengenai pola asuh, pemenuhan gizi, dan stimulasi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Sementara itu, kader BKR berperan membimbing keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan remaja, mulai dari komunikasi keluarga, pembentukan karakter, hingga perencanaan kehidupan remaja.
Di sisi lain, kader BKL menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga yang memiliki lansia melalui pembinaan agar para lanjut usia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Adapun kader UPPKA berperan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
DPPKB Kabupaten Sukabumi berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di wilayah binaannya masing-masing sehingga kualitas pelayanan kepada keluarga semakin optimal.
“Melalui kader yang kompeten, diharapkan Program Bangga Kencana semakin efektif dalam mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi menuju Kabupaten Sukabumi yang lebih maju serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (darwan)



