Info Sukabumi

KPA Kabupaten Sukabumi Terus Gencarkan Pertemuan P2HIV-AIDS

Elmitra News – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan pertemuan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS), bertempat di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/07/2026).

Mengusung tema “Sayangi Keluarga, Kenali HIV Sejak Dini”, kegiatan ini diikuti 30 peserta, dengan narasumber dari Pendamping KPA, UPTD Puskesmas Palabuhanratu, Penjangkau Lensa Sukabumi, dan Yayasan Pesona Bumi Pasundan (YPBP).

Pengelola Program KPA Kabupaten Sukabumi, Dian Hendayana menegaskan kegiatan ini merupakan amanat dari Bupati Sukabumi Asep Japar, yang juga Ketua KPA Kabupaten Sukabumi dalam upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan penularan HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, Pertemuan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS diharapkan dapat memberikan edukasi yang membangun dan menambah pengetahuan tentang materi HIV-AIDS untuk para peserta sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dilingkungannya.

“Tujuan memberikan pengetahuan/informasi terhadap peserta supaya mengetahui dan memahami tentang HIV-AIDS (penularan, pencegahan dan penanggulangan) secara baik dan benar,” ujarnya.

indihome sukabumi

 “Selain itu sebagai media komunikasi,dan pelayanan konsultasi serta rujukan kelayanan HIV-AIDS terdekat, dan yang paling untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV,” ucapnya.

Dian juga menekankan bahwa pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS harus dilaksanakan secara terpadu dengan program pemberdayaan masyarakat yang ada dengan prinsip partisipasi, serta memperhatikan nilai agama dan budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Sukabumi,

“Sehingga masyarakat tahu, mau, dan mampu menanggulangi HIV-AIDS dilingkungannya,” ungkapnya.

“Kami juga menyadari bahwa perlu proses yang lama dan terus menerus dalam mengupayakan sebuah gerakan partisipasi masyarakat yang berkesinambungan, untuk itu diperlukan komitmen dari kita semua untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Sementara itu perwakilan peserta, Cucu Fatimah mengaku bersyukur dapat menjadi bagian pertemuan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS).

Menurutnya, dengan kegiatan ini para peserta dapat lebih mengetahui informasi dan cara mencegah penularan HIV bagi keluarga dan lingkungan terdekat.

“Kegiatan ini sangat penting sekali, karena banyak hal didapat tentang bahaya HIV dan cara  pencegahan penularan HIV,” kata Cucu.

“Semoga kegiatan ini bisa terus dijalankan di seluruh kecamatan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat informasi dan mampu menanggulangi HIV,” tandasnya. (darwan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button