Pelantikan 27 Ketua IPSI Kecamatan dan Festival Pencak Silat Pelajar “Melestarikan Budaya Menuju Sukabumi Mubarakah”

Elmitra News – Sebanyak 27 pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tingkat kecamatan masa bakti 2026-2023 resmi dikukuhkan dan dilantik, di Gelanggang Olahraga Cisaat, Sukabumi, pada Ahad (24/05/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, dan turut dihadiri oleh Bupati Sukabumi Asep Japar, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Yudi Mulyadi, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan pelantikan tersebut, menjadi rangkaian dalam Festival Pencak Silat Pelajar yang mengusung tema “Melestarikan Budaya Menuju Sukabumi Mubarakah”, sekaligus seleksi tim Popwilda Kabupaten Sukabumi ini (POPWILDA) tahun 2026 dan dibuka langsung Bupati Sukabumi Asep Japar.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 250 atlet yang bertanding dalam event tersebut. Mereka unjuk kabisa dalam kategori tanding dan seni selama dua hari, terhitung 24-25 Mei 2026.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menegaskan festival ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan IPSI kepada seluruh stakeholder pencak silat. Maka dari itu, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga tradisi dan prestasi.


“Ini salah satu kegiatan menjaga tradisi dan meraih prestasi. Semoga melalui kegiatan ini, pencak silat di Sukabumi bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Budi mengajak semua pihak untuk bermain dengan sportif. Bahkan kepada para atlet, dirinya berpesan agar menunjukan kemampuan terbaiknya.
“Ikuti dan jadilah yang terbaik. Keluarkan semua hasil latihan dan perlihatkan kalian bisa berprestasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi mengatakan kegiatan ini merupakan ikhtiar dalam memajukan olahraga dan melestarikan kebudayaan daerah. Bahkan sebagai upaya menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kebanggan terhadap jati diri bangsa.
“Pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, namun warisan budaya bangsa yang mengandung nilai luhur. Jadi event ini bukan sekadar menjaring potensi atlet muda, namun upaya pelestarian budaya bangsa juga,” kata Asep Japar.


Melalui festival ini, Bupati memiliki harapan besar terhadap para atlet generasi muda Kabupaten Sukabumi. Sebab, tidak hanya berprestasi namun memiliki semangat persatuan, sportifitas, dan mencintai kebudayaan lokal.
“Mudah – mudahan seleksi ini bisa menghasilkan bibit atlet yang lebih bagus dan dapat mengharumkan nama Sukabumi,” tandasnya. (darwan)



