Info Sukabumi

Ayep Zaki Dorong Lompatan Kinerja dan Keterbukaan Layanan Publik di Kota Sukabumi

Elmitra News – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, memimpin Rapat Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional yang digelar di Oproom Setda Kota Sukabumi, pada Senin (13/04/2026).

Rapat yang digelar sebagai langkah awal percepatan transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik di Kota Sukabumi, turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat implementasi digitalisasi pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa tingkat digitalisasi di Kota Sukabumi masih tertinggal dibandingkan standar nasional maupun internasional. Oleh karena itu, ia mendorong adanya lompatan kinerja dari seluruh perangkat daerah.

Ayep Zaki menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan, kejujuran dalam bekerja, amanah dalam menjalankan tugas, serta kompetensi yang memadai sebagai fondasi utama birokrasi modern.

indihome sukabumi

“Seluruh kerja pemerintahan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” kata Ayep Zaki.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur dalam setiap program kerja, termasuk peningkatan efisiensi serta optimalisasi kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Transformasi digital, bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi juga menjadi sarana keterbukaan informasi publik,” tegasnya.

Melalui digitalisasi, masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi secara langsung terkait program, kebijakan, serta implementasi pembangunan yang dilakukan pemerintah, sehingga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah semakin meningkat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menambahkan bahwa tantangan utama dalam transformasi digital terletak pada masih rendahnya literasi digital, baik di kalangan aparatur maupun masyarakat.

Bobby mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama membangun sistem informasi yang terintegrasi dan mudah diakses publik, termasuk melalui optimalisasi media sosial resmi pemerintah. “Setiap perangkat daerah diharapkan memiliki personel khusus yang menangani pengelolaan informasi digital sebagai penghubung dengan Dinas Kominfo,” tandasnya. (darwan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button