Pecah! Ribuan Motor “Aleut-Aleutan” ke Ujunggenteng, BPR Sukabumi Tembus Pelosok Jemput Bola Perekonomian Warga

SUKABUMI – Ada yang berbeda dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 kali ini. Suasana riuh dan penuh semangat langsung terasa saat ribuan sepeda motor bergerak beriringan, aleut-aleutan membelah jalanan sepanjang puluhan kilometer dari Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembar hingga berakhir di Pantai Ujunggenteng, pada Sabtu (19/09/2026).
Bukan sekadar touring biasa, aksi berkendara bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur” ini merupakan gerakan sosial skala besar. Menariknya, di antara rombongan eksekutif yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, dan Sekda Ade Suryaman, tampak barisan motor dari jajaran Direksi serta pegawai PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sukabumi (Perseroda) yang ikut melebur sepanjang rute perjalanan.
Kehadiran bank milik daerah di tengah rombongan touring ini memberi warna tersendiri. Kolaborasi apik antara elemen perbankan dan eksekutif ini bertujuan untuk memetakan potensi wilayah sekaligus mengurai berbagai masalah yang dihadapi masyarakat secara langsung di lapangan.
Bupati Sukabumi, Asep Japar menegaskan bahwa esensi utama roda pemerintahan adalah kehadiran pemimpin sebagai pelayan yang mau berbaur dengan rakyatnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat. Kami yang merupakan pelayan masyarakat harus turun langsung. Ini upaya memperkuat pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Asep Japar.


Sepanjang jalur yang dilalui, Pemkab Sukabumi menghadirkan pelayanan publik terintegrasi mulai dari layanan kesehatan gratis, pasar pangan murah, pengurusan Adminduk, hingga Samsat keliling. Tak hanya itu, bantuan sosial berupa paket sembako, kursi roda, intervensi stunting, distribusi air bersih, hingga program bedah rumah juga diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Direktur Utama BPR Sukabumi, Udung, didampingi Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan, Eka Jatnika, tampak aktif membersamai jajaran Forkopimda dalam setiap titik penyerahan bantuan sosial.
Udung menegaskan, keikutsertaan BPR Sukabumi dalam perjalanan berdebu ini bukan sekadar seremonial belaka.

“Kami berpartisipasi dalam kegiatan ini selain ikut dalam kegiatan bansos pembagian sembako juga untuk mengunjungi desa-desa sebagai proses monitoring penyaluran kredit ringan bagi masyarakat pedesaan juga untuk pengembangan bisnis PT BPR Sukabumi.,” jelasnya.
“Ini adalah langkah kami untuk memetakan penyebaran dan pemerataan perekonomian, demi mendorong pembangunan daerah menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” tegas Udung.


Dengan mengusung semangat “Ngalongok dulur di lembur, ngaraketkeun silaturahmi, babarengan ngawangun Sukabumi anu Mubarokah”, momentum HJKS ke-156 ini sukses menjadi pemantik kuatnya rasa gotong royong. Sinergi nyata antara pemerintah Daerah, Forkopimda, masyarakat juga BUMD diharapkan mampu membawa dampak positif untuk jangka panjang bagi pemerataan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok wilayah Sukabumi. (darwan)



