Info Sukabumi

DP2KBP3A Kota Sukabumi Luncurkan Ponsel AYEUNA, Perkuat Ketahanan Keluarga Berbasis Digital

elmitra News – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi menggelar Sosialisasi Ponsel AYEUNA (Pusat Konsultasi Keluarga AYEUNA) di Aula Kecamatan Cibeureum, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki,S.E.,M.M Ketua TP-PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah, serta para camat dan lurah dari Kecamatan Cibeureum, Baros, dan Lembursitu. Turut hadir petugas lapangan keluarga berencana (PKB/PLKB), kader Motekar, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), UPPKA, hingga pengurus Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki,S.E.,M.M menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pembangunan keluarga melalui pengembangan Program Keluarga Berencana (KB) berbasis teknologi digital.

Menurutnya, program KB saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pengendalian laju pertumbuhan penduduk, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui perencanaan kehidupan yang lebih baik.

Ayep Zaki menjelaskan, pembangunan Kota Sukabumi saat ini diprioritaskan pada empat sasaran utama, yakni percepatan penurunan angka stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, pengurangan tingkat pengangguran, serta percepatan pembangunan infrastruktur.

indihome sukabumi

Menurutnya, pencapaian target tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, DP2KBP3A bersama Dinas Sosial, TP-PKK, Posyandu, hingga RSUD Syamsudin S.H. diharapkan dapat bersinergi dalam memberikan pendampingan dan intervensi kepada keluarga yang membutuhkan.

Ia juga menilai layanan konsultasi keluarga menjadi salah satu instrumen penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara lebih cepat dan tepat melalui pendekatan berbasis keluarga.

Pada kesempatan tersebut, Ayep memperkenalkan SukaSAI (Sukabumi Smart Artificial Intelligence), sebuah platform digital yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Sukabumi untuk mengintegrasikan data kependudukan, kesehatan, kehamilan, hingga kelahiran secara real time.

“Sistem ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penentuan langkah intervensi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, SSTP.,M.Si menjelaskan bahwa Ponsel AYEUNA merupakan program unggulan yang dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui layanan konsultasi di Balai KB yang tersedia di setiap kecamatan.

Layanan tersebut tidak hanya mencakup konsultasi keluarga berencana, tetapi juga konsultasi gizi untuk pencegahan stunting, layanan psikologi, penanganan kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan perempuan dan anak, hingga pendampingan sosial dan hukum.

Apabila suatu persoalan belum dapat diselesaikan di tingkat Balai KB, kasus tersebut akan dirujuk ke instansi terkait agar masyarakat tetap memperoleh penanganan yang sesuai.

Yadi mengungkapkan, hingga Juli 2026 layanan Ponsel AYEUNA telah menangani 155 kasus, jauh melampaui target sekitar 10 layanan per bulan. Sebagian besar persoalan yang masuk berhasil diselesaikan di tingkat Balai KB.

Melalui penguatan layanan konsultasi keluarga berbasis teknologi digital, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, termasuk stunting

Dengan Ponsel AYEUNA “Pusat Konsultasi Keluarga AYEUNA”. Keluarga Kuat, Masyarakat Hebat, Sukabumi Maju”.

Reporter : Nandre

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button