Harapan dan Doa Iringi Keberangkatan 62 Calhaj Sukabumi Kloter 13/JKS ke Tanah Suci

Elmitra News – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji (Calhaj) tahun 1447 Hijriah menuju Tanah Suci Mekkah dari Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Cikembang, pada Kamis (07/05/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, Kabag Kesra H. Andi Rahman, Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya.
Sebanyak 62 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 13 Gelombang II diberangkatkan dengan pendampingan satu petugas haji. Rombongan berangkat dari Pusbangdai menuju Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) pukul 05.30 WIB dan tiba sekitar pukul 08.30 WIB.
Selanjutnya, para jemaah dijadwalkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (08/05), sebelum bertolak menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengingatkan para jemaah untuk meluruskan niat dan memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya.

“Dari ribuan masyarakat Sukabumi, bapak dan ibu merupakan orang-orang terpilih yang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT tahun ini. Jadikan perjalanan ini semata-mata karena Allah SWT,” ungkapnya.
Bupati juga meminta seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, terlebih dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang jauh berbeda dengan Indonesia.
“Jaga kesehatan, disiplin pola makan, dan ikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci,” pesannya.
Selain itu, para jemaah diingatkan untuk menjaga nama baik daerah dan negara selama menjalankan ibadah haji.
“Tunjukkan sikap saling tolong-menolong, tertib, dan patuhi aturan pemerintah di sana. Bapak dan ibu adalah duta Kabupaten Sukabumi dan Indonesia,” tegasnya.
Bupati pun menaruh perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) yang mendominasi keberangkatan tahun ini. Ia meminta para jemaah muda untuk saling membantu dan mendampingi lansia selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Yang muda bantu dan jaga yang sudah lanjut usia. Kebersamaan dan kepedulian sangat penting selama di Tanah Suci,” pintanya.
Bupati Sukabumi turut memohon doa dari para jemaah untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.
“Mohon doakan Kabupaten Sukabumi agar semakin maju, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PPIHD Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan menjelaskan bahwa Kloter 13 merupakan kloter gabungan yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kota Bekasi.
Menurut H. Abdul Manan yang menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sukabumi, awalnya terdapat 65 jemaah asal Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan berangkat. Namun, tiga orang terpaksa menunda keberangkatan karena alasan kesehatan dan keluarga.
“Sehingga total jemaah yang berangkat hari ini sebanyak 62 orang,” kata H. Abdul Manan.
Menariknya, hampir 50 persen jemaah yang diberangkatkan merupakan lansia. Dari total jemaah, sebanyak 29 orang berusia antara 71 hingga 90 tahun, dengan jemaah tertua berusia 90 tahun. Sementara jemaah termuda berusia 19 tahun yang berangkat menggantikan orang tuanya.


Meski didominasi lansia, Abdul Manan memastikan seluruh jemaah telah memenuhi syarat kesehatan dan menjalani vaksinasi wajib, seperti meningitis dan polio, termasuk vaksin influenza sebagai perlindungan tambahan.
“Panitia telah memberikan pembekalan terkait antisipasi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius,” jelasnya.
“Kami mengimbau jemaah agar tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah secara berlebihan. Kesehatan harus menjadi prioritas agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan baik,” harapnya.
H. Abdul Manan berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, keselamatan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur. (darwan)
Reporter : Julio



