Peringati Isra Mi’raj, DKM Masjid Agung Kota Sukabumi Hadirkan Wamenlu Sebagai Penceramah

Elmitra News – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh DKM Masjid Agung Kota Sukabumi, Rabu (21/01/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Anis Matta Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, sebagai penceramah. Turut hadir unsur Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP PKK, para kiai dan ulama, ormas Islam, Kapolres, Kodim, DMI, Ketua DKM Masjid Agung, Muslimat NU, Rektor UMMI, serta Direktur BRI Cabang Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ayep Zaki menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj kali ini menjadi momen yang sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI yang datang ke Kota Sukabumi khusus untuk memberikan ceramah.
“Semangat Isra Mi’raj menjadi landasan moral dan spiritual dalam membangun Kota Sukabumi. Konsep pembangunan kota, yakni mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” ucap Ayep Zaki.
Wali kota menjelaskan bahwa persatuan dan kedaulatan harus dijalankan secara bersama-sama oleh seluruh elemen, baik pemerintah, Forkopimda, DPRD, partai politik, maupun masyarakat.


“Dalam 11 bulan terakhir, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan PDRB, perbaikan indeks pembangunan, penurunan angka stunting, peningkatan PAD, serta capaian Kota Sukabumi sebagai kota inovatif dan kota toleran di Jawa Barat,” ujarnya.
“Seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang akan terus dipertahankan agar Kota Sukabumi semakin layak huni,” ungkapnya.
Wali kota juga mengajak para pengusaha untuk berpartisipasi aktif melalui program 12 PAS dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan ekstrem, rumah kumuh, dan jalan kumuh, guna membangun ekosistem kota yang berdampak positif bagi kepentingan nasional
“Kedepan, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen membangun infrastruktur, menurunkan angka pengangguran, dan mengentaskan kemiskinan ekstrem,” imbuhnya.
“Dari sekitar 15.400 pengangguran, ditargetkan 3.500 orang dapat tertangani pada tahun ini melalui kerja sama dan MoU dengan kementerian terkait, termasuk program tenaga kerja migran dan pekerja lokal yang telah diikuti sekitar 750 pendaftar,” pungkasnya. (darwan)
Sumber : Rilis KDP Kota Sukabumi



