Pangkas Kemiskinan, Ayep Zaki Dorong Perguruan Swasta Jadi Penggerak Transformasi Pendidikan

SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah untuk menjawab tantangan dunia pendidikan modern.
Penegasan ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Wilayah I DPW Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Jawa Barat bertajuk “Tour of Duty 2026” di Aula SMA Islam Al Azhar Kota Sukabumi, pada Sabtu (19/09/2026).
Sebagai praktisi yang mengelola 21 lembaga pendidikan, Ayep Zaki menilai perguruan swasta memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi lewat kepemimpinan dan integritas pengelolanya.
“Saya mendorong BMPS terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menghadapi transformasi pendidikan,” kata Ayep Zaki.
Dalam acara yang dihadiri jajaran pengurus BMPS se-Sukabumi Raya dan Cianjur serta mitra industri teknologi seperti Acer Indonesia dan Intel Indonesia ini, Wali Kota juga menyoroti pentingnya teknologi digital. Ia mendorong integrasi coding dan artificial intelligence (AI) baik dalam kurikulum sekolah maupun tata kelola pemerintahan untuk menyajikan data real-time terkait ketenagakerjaan, stunting, hingga kemiskinan.

Di sisi lain, Ayep Zaki mengajak semua pihak mengubah pendekatan dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting dengan memastikan anggaran langsung menyasar masyarakat kecil.
Salah satu langkah konkret Pemkot Sukabumi adalah menyiapkan program pelatihan terpadu selama enam bulan bersertifikasi kompetensi bagi calon pekerja migran. Program ini diharapkan dapat direplikasi oleh lulusan SMK di Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.
“Pendidikan adalah kunci utama memutus rantai kebodohan, kemiskinan, pengangguran, dan stunting,” tandasnya. (darwan)



