HJKS ke-156, LSM Dampal Jurig Kolaborasi dengan Berbagai Pihak Tanam 1.560 Pohon di Bumi Cinumpang
elmitra news – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156, Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung (LSM Dampal Jurig) Jawa Barat menggelar aksi bakti lingkungan dengan menanam sebanyak 1.560 pohon di kawasan Bumi Perkemahan Cinumpang, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Ahad, 23 Agustus 2026.
Kegiatan penghijauan tersebut merupakan hasil kolaborasi LSM Dampal Jurig dengan PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Kuncen Leuweung CDK Kehutanan Provinsi Jawa Barat Wilayah V Sukabumi, TKPSDA Sub DAS Cisadea-Cibareno PSDA Provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Kadudampit, PAC Pemuda Pancasila Kadudampit, Mapala Nusa Putra, TNI-Polri, serta berbagai unsur lainnya.
Penanaman pohon dilakukan secara bertahap di kawasan Bumi Perkemahan Cinumpang, termasuk di sekitar alur sungai dan mata air Cibabah, Cigunung, Cijambe, Curug Sawer, Curug Kuluwung, Curug Kembar, serta di sisi kanan dan kiri Jalan Lingkar Utara.
Berbagai jenis pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Di antaranya tanaman keras dan tanaman endemik kawasan Gunung Gede Pangrango seperti rasamala, puspa, kibeling, manglid, sonokeling, kibodas, damar, jati, pinus dan jamuju.
Selain itu, turut ditanam tanaman produktif seperti durian, alpukat, jambu Jamaika, mangga, manggis, nangka, pala, jengkol, sirsak dan petai. Sementara untuk tanaman konservasi, jenis yang ditanam antara lain bambu, mahoni, trembesi, kawung, pinang, matoa, suren, sengon dan balsa.


Ketua Umum LSM Dampal Jurig Jabar, Irvan Azis, mengatakan kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari program rutin organisasi dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.
Menurutnya, kegiatan serupa terus dilakukan di berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta sejumlah daerah di Jawa Barat.
“Kami terus melakukan penanaman pohon dan menyosialisasikan gerakan Hejo Keun Leuweung dengan melibatkan berbagai komunitas, sekolah, OKP, ormas, pondok pesantren hingga instansi pemerintah,” ujar Irvan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Khusus dalam kegiatan di Cinumpang, LSM Dampal Jurig menggandeng PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi. Pemilihan lokasi tersebut salah satunya karena aliran sungai Cigunung, Cijambe dan Cibabah memiliki keterkaitan dengan sumber air yang dimanfaatkan oleh perusahaan air minum tersebut.
Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kadudampit mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap sinergitas antara organisasi masyarakat dan komunitas lingkungan dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk melakukan aksi penghijauan secara berkelanjutan.
“Semoga sinergitas ini menjadi motivasi untuk semua kalangan melakukan hal yang sama. Bukan hanya seremonial, tetapi terus dilakukan secara kontinu meskipun secara bertahap,” ungkapnya.


Di lokasi kegiatan, Direktur PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Dian Apriandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan kepada LSM Dampal Jurig yang selama ini menjadi mitra strategis dalam upaya konservasi alam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama LSM Dampal Jurig yang selama ini menjadi mitra strategis dalam hal konservasi alam demi keberlangsungan kehidupan ke depan,” kata Dian.
Menurutnya, kegiatan penanaman pohon memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya.
“Banyak manfaat yang nantinya akan dirasakan oleh makhluk hidup yang ada di bumi. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dan dijaga keberlanjutannya,” pungkasnya.
Penanaman 1.560 pohon di Bumi Cinumpang ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus momentum memperingati HJKS ke-156, dengan semangat menjaga kawasan kaki Gunung Gede Pangrango melalui gerakan Hejo Keun Leuweung.
Reporter : Nandre



