Info Sukabumi

Peringatan HLUN ke-30 tingkat Kabupaten Sukabumi “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”

Elmitra News – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Aula Hotel Sukabumi Indah, pada Rabu (15/07/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, Sekda Ade Suryaman, serta jajaran Forkopimda, Kepala perangkat daerah, organisasi lansia, serta para peserta lansia dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Sukabumi Jajang Abdul Rahman menyebutkan, hidup di usia lansia merupakan anugrah. Pasalnya, tidak semua orang bisa hidup sampai usia lanjut.

“Lansia adalah anugrah dari Allah, patut kita syukuri dan nikmati. Meskipun, diantara kita ada yang masih produktif dan tidak,” ungkapnya.

Jajang mengaku bersyukur, di Sukabumi perhatian kepala daerah terhadap lansia sangat tinggi. Bahkan di peringatan HLUN saja, pimpinan daerah hingga Forkopimda hadir.

indihome sukabumi

“Hari ini kami bangga dan terharu. Selama HLUN, kali ini komplit dihadiri bupati,Wakil Bupati, Sekda, hingga Dandim. Ini merupakan pertanda baik bagi lansia. Terima kasih juga bupati dan jajaran dalam meningkatkan kesejahteraan lansia,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, HLUN merupakan momentum untuk senantiasa memperhatikan lansia dari berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, program pemberdayaan lanjut usia digalakan. Hal itu agar mereka lebih sehat, produktif, kreatif, mandiri, dan sejahtera.

“Melalui kegiatan kegiatan kreatif dan inovatif, mampu merangsang produktivitas para lanjut usia. Hal ini perlu kita lebih optimalkan lagi,” jelasnya.

Ditemui usai kegiatan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi Bambang Widyantoro mengatakan peringatan HLUN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia sekaligus memperkuat peran mereka di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberadaan lansia yang sehat, mandiri, dan tetap berdaya akan memberikan dampak besar bagi kehidupan keluarga, terutama dalam mengurangi beban generasi sandwich, yakni kelompok usia produktif yang harus menanggung kebutuhan orang tua sekaligus anak-anaknya.

“Data statistik menunjukkan sekitar 60 hingga 70 persen angkatan kerja saat ini merupakan generasi sandwich. Jika para lansia tetap sehat, mandiri, dan berdaya, mereka tidak akan menjadi beban tambahan bagi keluarganya,” kata Bambang.

Bambang menambahkan bahwa menjaga kesehatan merupakan langkah paling mendasar agar lansia tetap aktif dan mampu menjalani kehidupan secara mandiri. Selain itu, para lansia juga diharapkan saling berbagi pengalaman dan memberikan semangat kepada sesama agar tetap produktif di usia senja.

“Lansia yang sehat berarti tidak menjadi beban bagi anak-anaknya. Karena itu, kami terus mendorong para lansia untuk saling menyemangati, menjaga kesehatan, serta tetap mandiri dan berdaya,” tandasnya.

Pada momentum HLUN ke-30 ini, secara simbolis juga diserahkan bantuan sosial berupa kursi roda dari Baznas Kabupaten Sukabumi dan paket permakanan kepada lansia terlantar sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang rentan.

Melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap semangat gotong royong dalam merawat dan melindungi para lansia terus tumbuh, sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, bermartabat, serta tetap berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (darwan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button