Kolaborasi Satpol Kabupaten Sukabumi dan Bea Cukai Bogor Perkuat Sosialisasi Operasi ASAP

Elmitra News – Dalam Upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Kabupaten Sukabumi menggelar Talkshow Sosialisasi “Operasi ASAP” di Radio Elmitra 87.6 FM Sukabumi, pada Rabu (17/06/2026).
Talkshow yang menghadirkan narasumber Kepala Bidang Gakperda dan Bangrier PPNS pada Satpol PP Kabupaten Sukabumi Ujang Soleh Suryaman, bersama Perwakilan KPPBC Tipe Madya A Bogor, Ristiawan dan Dayinta sebagai Pelaksana Pemeriksa, bertujuan menegaskan kolaborasi strategis dalam penegakan Perda serta pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di lapangan.
Pelaksana Pemeriksa pada KPPBC Tipe Madya A Bogor, Ristiawan menjelaskan Operasi Asap (Amankan Sumber Asal Penerimaan) adalah program penindakan dan edukasi khusus yang dijalankan oleh Bea Cukai untuk memberantas peredaran rokok ilegal dari hulu hingga hilir.
“Operasi ini berfokus pada penyisiran jasa ekspedisi, operasi pasar gabungan, dan penggerebekan gudang,” ungkapnya.
Secara skala regional dan nasional, Operasi Asap difokuskan pada pengamanan penerimaan negara dengan memberantas peredaran rokok tanpa pita cukai, pita cukai palsu, dan salah peruntukan.

Selain penindakan, kegiatan ini juga mencakup Sosialisasi Ekspedisi (mengedukasi penyedia layanan logistik agar lebih waspada dan selektif terhadap pengiriman paket yang berisi rokok ilegal), serta Penyuluhan Penjual Eceran (Petugas Bea Cukai langsung turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada pedagang eceran mengenai ciri-ciri rokok ilegal dan sanksi pidananya).
Sementara itu, Dayinta memaparkan dampak buruk atau yang dirugikan dari beredarnya rokok illegal, bagi masyarakat, pengusaha dan pemerintah.
“Bagi masyarakat, tidak ada jaminan kepastian kualitas barang, rokok yang legal aja merusak kesehatan, apalagi rokok yang tidak jelas asal usulnya.” kata Dayinta.
“Sedangkan untuk pengusaha, iklim usaha pastinya terganggu oleh kehadiran rokok illegal ini, serta bagi pemerintah baik pusat maupun daerah, hilangnya potensi penerimaan negara dari cukai,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Gakperda dan Bangrier PPNS pada Satpol PP Kabupaten Sukabumi Ujang Soleh Suryaman menegaskan talkshow sosialisasi ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan negara untuk pembangunan masyarat dan mengurangi resiko peyakit/ kematian akibat rokok illegal.
“Jangan membeli Rokok Ilegal, apabila menemukan atau mendapatkan informasi terkait rokok illegal segera laporkan ke Satpol PP Kabupaten Sukabumi,” tegas Ujang Soleh.
Diakhir talkshow para narasumber menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam memberantas peredaran rokok ilegal. (darwan)



