Info Sukabumi

Mayarakat Kota Sukabumi Ikut di KB secara Gratis yang di Gelar oleh Dp2kbp3a

Elmitra news – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak (Dp2kbp3a) Kota Sukabumi melalui Bidang Keluarga Berencana (KB) bekerjasama dengan RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi melaksanakan Metode OPerasi Wanita (MOW) dan Metode OPerasi Pria (MOP), Kamis 28 Agustus 2025 bertempat di RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi

Kegatan ini di dukung oleh camat Cikole dan dihadiri oleh Kelompok KB Pria Kecamatan Gunung Puyuh dan Kelompok KB Pria Idaman Kecamatan Cikole yang megikuti Lomba KB Pria tingkat Nasional

Kepala Bidang KB, Ken Siti Hindung saat di wawancara oleh media elmitra mengatakan. Hari ini kita melaksanakan kegiatan MOW dan MOP, untuk MOW sebanyak 3 akseptor, dan untuk MOP sebanyak 3 Akseptor, Dokter yang akan melakukan tindakannya oleh Dokter Arif dan Dokter Billy

“Dengan Kehadiran Kelompok KB Pria Idaman yang megikuti Lomba KB Pria tingkat Nasional, ini merupakan momen yang sangat penting untuk lebih menambah lagi wawasan para KB pria terkait dengan kegiatan hari ini”

Ken Siti Hundun mengajak kepada masyarakat kota Sukabumi, khususnya pasangan usia subur, bahwa untuk KB itu, tidak hanya tanggung jawab perempuan saja, kalau misalkan di perempuan tidak memungkinkan untuk melaksanakan KB, bisa dilaksanakan juga oleh kaum bapak-bapak yaitu dengan cara MOP

indihome sukabumi

“Untuk MOW maupun MOP dan MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) lainnya, misalkan Ayudi, Implan, itu semua gratis karena didukung oleh Kemendukbangga BKKBN provinsi Jawa Barat

Ia menegaskan kembali. Bahwa KB MKJP yang bagi pasangan usia subur baik perempuan maupun laki-laki semuanya gratis dan di dilaksanakan di semua Fasilitas Kesehatan yang ada di Kota Sukabumi dan tempat praktek bidan mandiri yang sudah terlegalisir atau bekerjasama dengan Kemendukbangga BKKBN provinsi Jawa Barat

“Semoga warga Kota Sukabumi bisa lebih aware, lebih sadar lagi terkait dengan KB, khususnya lebih metode kontrasepsi jangka panjang karena dengan metode kontrasepsi jangka panjang itu lebih aman”. Pungkasnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button