Info Sukabumi

Ayep Zaki Lepas Peserta Pasim Go untuk Bekerja ke Luar Negeri

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus bergerak cepat dalam menekan angka pengangguran melalui penyiapan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing di kancah global. Langkah nyata ini dibuktikan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat memimpin apel pagi sekaligus melepas secara resmi 40 peserta program Pasim Go untuk bekerja di luar negeri.

Acara pelepasan yang penuh khidmat tersebut berlangsung di Lapang Apel Sekretariat Daerah Kota Sukabumi pada Senin (19/10/2026). Dari pekerja migran yang diberangkatkan, sebanyak 25 orang akan menuju Jepang, 15 orang ke Turki, dan 4 orang lainnya ke Malaysia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pasim Go serta seluruh lembaga pelatihan kerja (LPK) yang telah berkolaborasi aktif dalam membekali masyarakat dengan keterampilan internasional.

“Pengangguran adalah persoalan bersama yang harus kita selesaikan. Masyarakat harus didorong untuk memiliki aktivitas produktif, baik melalui bekerja, berwirausaha, maupun membangun bisnis mandiri,” ungkapnya.

Ayep Zaki menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi berkomitmen penuh untuk memfasilitasi berbagai program yang mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya guna mendongkrak kesejahteraan warga.

indihome sukabumi

Lebih lanjut, Ayep Zaki juga mengingatkan para pekerja untuk selalu menjaga profesionalisme, integritas, dan kompetensi selama bekerja di luar negeri membawa nama baik daerah. Suksesnya pelepasan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara Pemkot Sukabumi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan terkemuka, seperti Pasim, Politeknik, Taman Siswa (Tamsis), Delta, serta P3MI.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang berkualitas ke depannya,” jelasnya.

Di samping melepas para pekerja migran, Wali Kota Sukabumi juga memanfaatkan momentum apel pagi tersebut untuk memberikan wejangan tegas kepada seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan menetapkan target kehadiran pegawai minimal 95 persen.

“Jika ada instansi yang berada di bawah angka tersebut, Pemkot akan melakukan evaluasi ketat dan tindak lanjut sebagai bagian dari reformasi birokrasi,” tegasnya.

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan simbolis atribut kerja kepada perwakilan peserta Pasim Go sebagai tanda resmi dimulainya perjuangan mereka di negara tujuan.

Melalui momentum ini, Pemkot Sukabumi berharap sinergi dengan lembaga pelatihan dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak generasi muda Sukabumi yang mampu meraih peluang karir di pasar internasional. (darwan/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button