Info Sukabumi

Bidik Sukabumi Emas 2035, Wali Kota Ayep Zaki Ajak PKK Fokus Benahi Pendidikan dan Pengangguran

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus mematangkan langkah strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara terpadu. Salah satu upaya nyata ditunjukkan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menghadiri Jambore Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (06/10/2026).

Mengusung tema “Gerak PKK, Keluarga Sejahtera, Sukabumi Sehat”, kegiatan tahunan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Kepala DP2KBP3A, jajaran camat, serta ratusan kader TP PKK dari seluruh penjuru Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Ayep Zaki menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan keluarga harus berakar pada penyelesaian masalah-masalah mendasar di hulu.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, dua persoalan krusial yang menuntut penanganan mendesak saat ini adalah sektor pendidikan dan angka pengangguran usia produktif yang masih tinggi.

“Kita masih mendapati adanya warga Kota Sukabumi yang belum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah. Di sisi lain, jumlah pengangguran usia produktif juga memerlukan perhatian kita bersama. Kondisi ini adalah persoalan sosial yang harus kita tangani secara serius, kompak, dan terpadu,” kata Ayep Zaki.

indihome sukabumi

Wali Kota juga memaparkan sejumlah formula taktis. Di sektor pendidikan, pemkot akan menggencarkan program pendidikan kesetaraan—seperti Paket A, B, dan C—melalui optimalisasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Sementara untuk menekan angka pengangguran, pemerintah berkomitmen memperluas ruang penempatan tenaga kerja, termasuk memfasilitasi program Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang legal dan aman.

Ayep Zaki optimis, intervensi pada sektor pendidikan dan ketenagakerjaan ini akan memicu efek domino yang positif bagi penurunan angka kemiskinan, pengentasan stunting, pembenahan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hingga minimalisasi konflik sosial lainnya.

“Oleh karena itu, saya mengajak TP PKK, para camat, lurah, dan seluruh perangkat daerah untuk satu frekuensi dan memiliki komitmen kuat dalam mendukung keberhasilan program ini,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Wali Kota menargetkan penuntasan isu pendidikan dan pengangguran dapat berjalan secara berkelanjutan hingga tahun 2035. Langkah panjang ini dirancang sebagai fondasi utama dalam menjemput visi besar mewujudkan “Sukabumi Emas”.

“Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga tidak bisa hanya jadi slogan, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Mari kita kompak bergerak bersama demi kesejahteraan masyarakat Sukabumi,” tandasnya. (darwan/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button