Info Sukabumi

Camat Sukabumi Apresiasi Pengelolaan IPAL SPPG Sukabumi Selabintana Sukajaya, Sebut Terbaik dari Lima Lokasi

SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Sukabumi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukabumi Selabintana Sukajaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Selasa, 19 September 2026

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pengelolaan limbah, khususnya untuk memastikan air hasil pengolahan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Camat Sukabumi, Ade Rikman, mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi IPAL tersebut telah dilakukan di lima SPPG. Dari hasil pemantauan, SPPG Sukabumi Selabintana Sukajaya dinilai memiliki pengelolaan IPAL yang sangat baik.

“Alhamdulillah, saya cukup terkejut dan luar biasa. Dari lima SPPG yang sudah kami monitoring dan evaluasi, ini nampaknya yang paling the best,” ujar Ade Rikman.

Menurutnya, proses pengolahan IPAL di SPPG Sukabumi Selabintara Sukajaya juga dapat dilihat secara langsung dan terbuka. Bahkan, kondisi air keluaran dari proses pengolahan terlihat sangat jernih.

indihome sukabumi

“Ini sudah lebih dari standar. Bahkan sudah sesuai dengan standar BGN. Saya baru pertama kali menemukan yang seperti ini, begitu jernihnya output air dari IPAL,” ungkapnya.

Ade menambahkan, hasil pengolahan air tersebut selanjutnya dialirkan ke saluran yang terhubung dengan sungai. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, pihaknya menilai pengelolaan IPAL di lokasi tersebut relatif aman dan tidak menunjukkan indikasi yang berpotensi mencemari lingkungan.

Ia berharap pengelolaan IPAL yang diterapkan di SPPG Sukabumi Selabintara Sukajaya dapat menjadi contoh bagi SPPG lainnya, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Ini yang kita inginkan. Mudah-mudahan semua SPPG bisa mencapai standar seperti SPPG Sukabumi Selabintana Sukajaya. Bahkan mudah-mudahan di Kabupaten Sukabumi bisa mencontoh pengelolaan seperti ini,” katanya.

Sementara itu, mitra BGN SPPG Sukabumi Selabintara Sukajaya, Asep Koko, menyampaikan apresiasi atas monitoring yang dilakukan pihak Kecamatan Sukabumi.

Menurutnya, pengelolaan IPAL menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Pihaknya berupaya memastikan air limbah yang dihasilkan melalui proses kegiatan SPPG dapat diolah dengan baik sebelum dialirkan ke lingkungan.

“Alhamdulillah, dari pihak kecamatan melakukan pengecekan dan apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan standar operasional. Bagi kami, ini sangat kritis dan sangat penting, terutama masalah polusi lingkungan,” kata Asep.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengendalian agar pengelolaan air limbah tidak menimbulkan pencemaran maupun persoalan di tengah masyarakat.

“Makanya kami berusaha semaksimal mungkin untuk penanganan air ini supaya tidak mencemari lingkungan dan tidak membuat kehebohan di lingkungan,” ujarnya.

Asep menjelaskan, SPPG Sukabumi Selabintana Sukajaya saat ini melayani sekitar 2.100 penerima manfaat berdasarkan data B3 dan Dapodik, yang tersebar di wilayah Kecamatan Sukabumi dengan dominasi penerima manfaat berada di Desa Sukajaya.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi secara berkala, pengelola SPPG berharap sistem pengolahan limbah dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga kegiatan pelayanan pemenuhan gizi tetap berjalan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Ndre)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button