Bupati Asep Japar Apresiasi Stan BPR Sukabumi: Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan Digital

SUKABUMI – Stan PT BPR Sukabumi (Perseroda) menjadi salah satu pusat perhatian dalam gelaran Sukabumi Expo 2026 yang diselenggarakan di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu. Pameran pembangunan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ini berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 September 2026.
Kemeriahan stan BPR Sukabumi semakin memuncak saat menerima kunjungan kehormatan dari jajaran petinggi daerah. Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi tampak hadir meninjau langsung stan tersebut.
Kunjungan VIP ini disambut langsung secara hangat oleh Direktur Utama PT BPR Sukabumi (Perseroda) Udung, yang didampingi oleh Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan Eka Jatnika.
Sesuai dengan tema besar HJKS ke-156, yaitu “Sukabumi Mubarakah: Memacu Agro Industri, Memajukan Pariwisata”, BPR Sukabumi hadir membawa misi strategis untuk menggerakkan roda ekonomi hilir, khususnya di sektor usaha mikro.
Di ajang ini, BPR Sukabumi secara khusus memamerkan program andalannya untuk memberdayakan dan mengembangkan usaha mikro di Kabupaten Sukabumi. Fokus utama ditujukan bagi para pelaku usaha pemula melalui Produk Kredit PRIMAS. Produk ini dirancang khusus untuk mempermudah permodalan awal bagi masyarakat yang baru merintis bisnis.

Direktur Utama BPR Sukabumi, Udung, menjelaskan bahwa partisipasi dalam expo ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan wujud nyata penguatan edukasi literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat.
“Melalui momen Sukabumi Expo ini, kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat bisa mengakses informasi produk dan layanan yang diberikan oleh BPR Sukabumi secara transparan,’ ungkapnya, pada Kamis malam (10/09).
“Saat ini, seluruh informasi layanan kami juga telah diintegrasikan secara digital melalui website dan berbagai media digital lainnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan terbuka,” imbuhnya.

Langkah digitalisasi dan keterbukaan informasi ini diharapkan dapat memangkas jarak antara lembaga keuangan formal dengan masyarakat pedesaan.
Dengan akses modal yang lebih mudah dan transparan, BPR Sukabumi optimis dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sukabumi secara signifikan, yang pada akhirnya berkontribusi langsung terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami berkomitmen mendukung penuh, Sukabumi Mubarakah: Memacu Agro Industri, Memajukan Pariwisata,” pungkasnya. (darwan)



