Info Sukabumi

Stan Expo Bapenda Sukabumi Jadi Pusat Perhatian Jajaran Forkopimda dan Masyarakat di Lapang Cangehgar

SUKABUMI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi turut menyemarakkan gelaran Sukabumi Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156, bertempat di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu.

Stan Bapenda menjadi salah satu pusat perhatian dari total 57 stan perangkat daerah dan umum yang memadati lokasi pameran yang berlangsung dari 10 hingga 13 September 2026.

Pada momentum tersebut, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, yang didampingi oleh Sekretaris Bapenda, Agus Kurniadi, secara langsung menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pimpinan daerah. Rombongan yang hadir meninjau stan antara lain Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi.

Sesuai dengan tema besar HJKS ke-156, yaitu “Sukabumi Mubarakah: Memacu Agro Industri, Memajukan Pariwisata”, Bapenda hadir dengan konsep pelayanan publik yang modern dan adaptif. Stan ini secara khusus menampilkan berbagai inovasi Pelayanan Pajak Daerah berbasis digital guna mempermudah masyarakat dalam mengecek sekaligus membayar kewajiban pajak mereka. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan secara masif dalam pameran ini adalah Gebyar SIPENYU (Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi Melalui Pelayanan Rakyat Terpadu).

Kepala Bapenda, Herdy Somantri menjelaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

indihome sukabumi

“Hasil dari sektor pajak ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan pembangunan, salah satunya untuk memfasilitasi dan meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya, pada Kamis (10/09) malam.

Melalui momentum Sukabumi Expo 2026, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak tepat waktu.

“Kesadaran kolektif ini dinilai menjadi kunci utama karena esensi dari pengelolaan pajak adalah gotong royong, di mana tujuannya adalah bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah),” pungkas Herdy. (darwan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button