Info Sukabumi

Menuju Kota Sukabumi Tangguh Bencana, BPBD Gelar Forum Perangkat Daerah

Elmitra News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SKBM Cafe & Resto Cikole, Kota Sukabumi, Selasa (10/02/2026).

Forum ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, didampingi Kepala BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabaruddin beserta jajaran. Kegiatan turut dihadiri perangkat daerah terkait, perwakilan Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat, Ketua KNPI Kota Sukabumi, serta para Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) kecamatan sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang tangguh, siap, dan selamat dari ancaman bencana.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, termasuk BPBD.

Bobby menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan inovasi di seluruh perangkat daerah, terutama pada tahun 2026.

“Setiap inovasi dan capaian kinerja harus dilaporkan sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) sebagai upaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Bobby.

indihome sukabumi

Menurutnya, BPBD Kota Sukabumi telah menunjukkan performa pelayanan yang sangat baik, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem dan meningkatnya kejadian bencana yang terjadi belakangan ini.

“Kolaborasi harus terus diperkuat. BPBD dan perangkat daerah pelayanan dituntut siap melayani masyarakat kapan pun, termasuk di malam hari dan hari libur,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabaruddin menjelaskan bahwa melalui Forum Perangkat Daerah ini, BPBD berharap mendapatkan penguatan kelembagaan, khususnya dari sisi struktur organisasi.

“FPD ini mengusung tema Menuju Kota Sukabumi Tangguh Bencana : Strategi dan Prioritas BPBD Tahun 2027,” ujarnya.

Untuk tahun 2027, BPBD menetapkan sasaran strategis “Meningkatnya Ketangguhan Kota dalam Menghadapi Bencana” melalui program penguatan mitigasi non-struktural, pembangunan mitigasi struktural di titik rawan, peningkatan kualitas response time, serta sinergi lintas lembaga dalam forum pengurangan risiko bencana.

“Komitmen anggaran pun diarahkan pada layanan publik dasar kebencanaan dan pemadaman kebakaran demi memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ucapnya.

“Kami juga selalu menanamkan jiwa kesiapsiagaan dalam menghadapi kebencanaan, dan alhamdulillah BPBD Kota Sukabumi mendapatkan penghargaan Wali Kota sebagai perangkat daerah dengan Quick Response terbaik,” imbuhnya.

Yoseph juga memaparkan bahwa sepanjang awal tahun 2026, Kota Sukabumi telah mengalami 44 kejadian bencana, yang didominasi oleh cuaca ekstrem dan kebakaran, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp3 miliar.

“ Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi, BPBD Kota Sukabumi telah menyiapkan sejumlah inovasi strategis. Di antaranya Patroli Walungan (Patwal), yakni penugasan satuan tugas BPBD secara bergiliran selama 24 jam di titik-titik rawan banjir limpasan,” ungkapnya.

“Selain itu, BPBD juga meluncurkan inovasi Jemput Bola Sosialisasi Bencana (Jempol Soca), yaitu kegiatan edukasi kebencanaan yang dilakukan secara langsung ke masyarakat, sekolah, instansi vertikal, hotel, serta fasilitas umum. Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi dan banjir yang kerap terjadi di wilayah Kota Sukabumi,” pungkasnya. (darwan)

Reporter : Azka

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button