Info Sukabumi

FPD BPKPD Kota Sukabumi Tekankan Penguatan APBD dan Optimalisasi PAD

Elmitra News – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah (FPD) Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027, dengan tema “Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM Ekonomi Kreatif dan Layanan Publik Digital”, bertempat di Kantor BPKPD Kota Sukabumi, pada Selasa (10/02/2026).

Kegiatan ini dibuka Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, didampingi Kepala BPKPD Galih Marelia Anggraeni, dan turut dihadiri para Kepala SKPD, Camat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa pembangunan Kota Sukabumi bertumpu pada tiga instrumen utama, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), investasi, dan pinjaman.

Ayep Zaki menekankan bahwa seluruh perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, amanah, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah daerah,” ungkapnya.

indihome sukabumi

Lebih lanjut, Ayep Zaki menyampaikan target peningkatan APBD Kota Sukabumi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pada tahun 2026, APBD ditargetkan mencapai Rp1,4 triliun, dan meningkat menjadi Rp1,5 triliun pada tahun 2027,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi akan memperkuat sinergi dengan para pelaku usaha melalui pendekatan persuasif dan silaturahmi, tanpa praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan.

Wali kota juga menegaskan bahwa pajak daerah merupakan titipan masyarakat yang harus dikelola secara transparan dan dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama, patuh terhadap regulasi, dan berkomitmen membangun Kota Sukabumi secara bersih, profesional, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, menjelaskan FPD merupakan agenda tahunan yang strategis dalam menjaring masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyusun rencana kerja tahun 2027.

“FPD ini menjadi ruang untuk menggali masukan dari berbagai stakeholder. Bahkan kami mendapatkan insight (pemahaman) baru dari Forum Anak, yang menunjukkan adanya kepedulian dan rasa ingin tahu generasi muda terhadap pengelolaan pendapatan dan keuangan daerah,” kata Galih.

Galih berharap melalui Forum Perangkat Daerah ini dapat terbangun kesamaan persepsi dan langkah strategis antar perangkat daerah dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah serta mendorong transformasi ekonomi Kota Sukabumi yang inklusif dan berdaya saing.

“Sejumlah masukan yang disampaikan dalam forum tersebut dinilai konstruktif dan bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan,” tandasnya. (darwan)

Reporter : Azka

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button