Distribusikan ribuan telur, Kolaborasi lintas sektor tekan angka stunting di Kota Sukabumi

Elmitra News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Sukabumi berkolaborasi mendistribusikan bantuan ribuan butir telur kepada keluarga berisiko stunting, dengan Kelurahan Sukakarya sebagai salah satu lokasi prioritas.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang digelar pada Kamis (05/02/2026). Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah menyampaikan bahwa bantuan telur berasal dari donasi rutin bulanan para pegawai Dinas Kesehatan, RSUD Syamsudin S.H., serta seluruh puskesmas di wilayah Kota Sukabumi.
Ida menjelaskan, program ini merupakan bentuk intervensi gizi langsung melalui pemberian protein hewani kepada kelompok sasaran, khususnya ibu hamil dan balita.
“Hari ini kami berkoordinasi dengan TP PKK untuk membahas teknis pendistribusian telur yang telah dikumpulkan. Tujuannya jelas, yaitu menurunkan angka stunting melalui pemenuhan gizi keluarga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Rencananya, pendistribusian telur akan dilaksanakan secara serentak pada Senin, 9 Februari 2026. Di Kelurahan Sukakarya, bantuan akan disalurkan kepada 16 sasaran prioritas, terdiri dari lima ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) serta 11 balita dengan indikasi stunting.


Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menegaskan bahwa pendistribusian telur dilakukan secara bertahap dan terjadwal untuk menjangkau seluruh kelurahan di Kota Sukabumi.
“Program ini akan menjangkau total 33 kelurahan. Untuk Sukakarya, penyaluran dilaksanakan lebih awal, sementara kelurahan lainnya akan menyusul sesuai jadwal,” jelasnya.
Ranty menambahkan, hingga saat ini jumlah telur yang terkumpul hampir mencapai 1.000 butir. Pengumpulan dilakukan secara rutin setiap bulan dan pada saat penyaluran akan selalu didampingi oleh Tim Penggerak PKK agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Melalui langkah kolaboratif ini, Ranty optimis pendistribusian telur dapat memberikan dampak nyata terhadap perbaikan gizi masyarakat, terutama pada masa seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK), sehingga angka stunting di Kota Sukabumi dapat terus ditekan secara signifikan. (darwan)
Sumber : Rilis KDP Kota Sukabumi



