37 Ribu Penerima Manfaat Warga Kota Sukabumi Terima Bantuan Pangan

Elmitra News – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting dan menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan.
Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi penyaluran Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 yang diselenggarakan Perum Bulog di Hotel Horison, pada Selasa (07/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kapolres Sukabumi Kota, Kejaksaan Negeri, pimpinan Perum Bulog Cabang Cianjur, Kepala PT Prima Logistik, Kepala DKP3, serta unsur terkait lainnya yang mendukung kelancaran program bantuan pangan di Kota Sukabumi.
“Pangan adalah kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama. Program bantuan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wali Kota.
Ayep Zaki juga mengajak seluruh elemen, termasuk Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), untuk berkolaborasi membangun Kota Sukabumi sebagai kota yang berorientasi pada kesejahteraan sosial.

“Mari kita bangun Kota Sukabumi bukan hanya sebagai kampung sosial, tetapi menjadi kota sosial yang mampu mewujudkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat,” ajaknya.
Lebih lanjut, Ayep Zaki menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan persatuan dalam mewujudkan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila.
“Kunci dari keadilan sosial adalah kebersamaan dan persatuan. Sinergi semua pihak menjadi kekuatan utama untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, Bulog, sektor transportasi, serta relawan sosial sangat penting, terutama dalam menjangkau wilayah kantong kemiskinan dan kawasan kumuh.
Wali Kota juga mengapresiasi peran Perum Bulog dalam pelaksanaan program bantuan pangan yang menjangkau sekitar 37.000 penerima manfaat di Kota Sukabumi.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Cianjur, Yanto Nurdiyanto menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari pemerintah dan pihaknya bertugas menyiapkan serta menyalurkan komoditas pangan.
“Kami menerima data penerima, kemudian menyiapkan komoditas yang akan disalurkan serta melakukan sosialisasi. Harapannya, program ini berjalan tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat kuantitas,” ungkap Yanto.
Yanto menambahkan, keberhasilan program ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat kewilayahan, TNI, Polri, hingga Kejaksaan.
“Program yang baik tentu membutuhkan pendampingan semua pihak agar pelaksanaannya optimal di lapangan,” imbuhnya.
Yanto juga memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan merupakan beras cadangan pangan pemerintah dengan mutu medium yang berasal dari hasil penyerapan Bulog terhadap petani.
“Beras yang disalurkan adalah beras cadangan pangan pemerintah dengan kualitas medium, yang berasal dari penyerapan hasil petani oleh Bulog,” pungkasnya. (darwan)
Reporter : Julio



