Info Sukabumi

Manasik Haji Terintegrasi, Komitmen Layanan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

Elmitra News – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi menggelar Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M, di Pusat Layanan Haju dan Umroh Terpadu (PLHUT) Cikembang, pada Selasa (10/02/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai wujud komitmen pelayanan haji yang inklusif dan berkeadilan, dibuka oleh Bupati Sukabumi yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sukabumi H. Boyke Martadinata, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi H. Dadang Ramdani, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan, Kabag Kesra H. Andi Rahman, serta para calon jamaah haji.

H. Boyke Martadinata atas nama Pemkab Sukabumi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan manasik haji tersebut. Menurutnya, bimbingan manasik merupakan tahapan krusial agar jamaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji secara menyeluruh.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan manasik haji ini sebagai bentuk persiapan bagi jamaah yang akan berangkat tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau agar seluruh jamaah mengikuti setiap rangkaian bimbingan yang disiapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah, sehingga jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan pulang dengan selamat, serta mampu menjalankan seluruh tahapan ibadah sesuai prosedur,” ungkapnya.

Asda juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan pemerintah daerah belum dirasakan secara maksimal oleh para jamaah. Terkait adanya penurunan kuota haji tahun ini, H. Boyke mengajak jamaah untuk tetap bersyukur.

indihome sukabumi

“Dari kuota awal 170 jamaah, hanya 70 orang yang dapat berangkat. Kami berharap para jamaah benar-benar bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, H. Abdul Manan menjelaskan bahwa bimbingan manasik haji tingkat kecamatan dan kabupaten merupakan kewajiban pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, dalam memberikan pembekalan kepada jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026.

“Manasik haji ini menjadi bagian penting dari persiapan 70 calon jamaah haji asal Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 2026,” kata H. Abdul Manan.

Menurutnya, kegiatan manasik haji direncanakan dilaksanakan sebanyak lima kali, termasuk satu kali kegiatan setelah Idulfitri, sehingga jamaah mendapatkan layanan bimbingan secara maksimal.

“Kuota haji Kabupaten Sukabumi tahun 2026 sebanyak 173 jamaah yang telah melunasi, dengan 170 jamaah siap berangkat, termasuk pembimbing ibadah haji dan petugas haji daerah. Sekitar 100 jamaah tidak ikut berangkat dengan berbagai alasan, seperti faktor kesehatan, ekonomi, dan kesiapan,” tambahnya.

Terkait kuota jamaah yang tidak terserap akan dialihkan ke daerah lain, seperti Bali dan provinsi lain di Jawa Barat, untuk kemudian diurutkan kembali sesuai ketentuan. Jamaah yang masuk kuota namun tidak melunasi biaya haji akan otomatis menjadi prioritas keberangkatan tahun 2027.

“Dengan pelaksanaan manasik haji terintegrasi ini, diharapkan para jamaah haji Kabupaten Sukabumi dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih siap, mandiri, dan khusyuk, serta merasakan pelayanan haji yang ramah dan inklusif,” tandas H. Abdul Manan. (darwan)

Reporter : Julio

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button