Hadir di Layanan Publik Terpadu Car Free Day, Disnaker Kota Sukabumi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Gen Z

Elmitra News – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu ketiga, yang dilaksanakan pada 4 Januari 2025, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di pusat Kota Sukabumi ini tidak hanya menjadi ruang aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik terpadu.
Dalam CFD tersebut, masyarakat dapat mengakses beragam pelayanan, salahsatunya pembuatan kartu kuning (AK-1) oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.
Ditemui disela kegiatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat menyampaikan bahwa pembukaan layanan ketenagakerjaan dalam CFD ini dilatarbelakangi oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, yang mencatat angka pengangguran di Kota Sukabumi mencapai 14.563 orang atau sekitar 8,19 persen, menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah tersebut.
“Berdasarkan data perkembangan penduduk dari Disdukcapil, dari total 14.563 pengangguran itu, sekitar 8.000 orang berasal dari Generasi Z dengan rentang usia 15 hingga 24 tahun,” kata Punjul, pada Minggu (04/01/2026).


Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja memiliki sejumlah program unggulan, salah satunya Program Migran Indonesia yang diberi nama Bestari (Be Star International). Program ini ditargetkan mampu memfasilitasi 3.500 warga Kota Sukabumi untuk bekerja pada tahun 2026, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.
“Untuk penempatan luar negeri, kami menyiapkan beberapa klaster, mulai dari Asia Tenggara seperti Brunei, Singapura, dan Malaysia, kemudian Asia Timur seperti Jepang, Korea, Hongkong, dan Taiwan, hingga negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar, serta beberapa negara di Eropa,” jelasnya.
Punjul menegaskan, peluang kerja tidak hanya difokuskan ke luar negeri. Saat ini, Disnaker juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan dalam negeri, salah satunya perusahaan di Tangerang, yang siap menerima tenaga kerja terlatih asal Kota Sukabumi.
Berdasarkan data dari kelurahan, tercatat sekitar 450 orang telah terdata berminat mengikuti program ini, sementara untuk penyaluran tenaga kerja dalam negeri telah terdata 120 orang.
“Proses pendaftaran dilakukan secara berjenjang, dimulai dari kelurahan, direkap di kecamatan, kemudian diteruskan ke Dinas Tenaga Kerja untuk selanjutnya mengikuti sosialisasi, pelatihan, dan proses penempatan, ” tambahnya.
“Harapannya, melalui sosialisasi seperti CFD ini, seluruh warga Kota Sukabumi dapat mengetahui program ketenagakerjaan yang ada dan memanfaatkannya. Mudah-mudahan target 3.500 tenaga kerja bisa tercapai pada tahun 2026,” tandasnya. (darwan)
Reporter : Julio



