DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Kegiatan Percepatan Pencatatan dan Pelaporan Program KSPK melalui GEMPITA

Elmitra News – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Kegiatan Percepatan Pencatatan dan Pelaporan Program Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) melalui Gerakan Meningkatkan Pelaporan Kegiatan (GEMPITA).
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai UPTD Dalduk Kecamatan Gunungguruh Sukabumi, pada Selasa (11/10/2025), diikuti oleh pengelola program KSPK serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan GEMPITA ini merupakan tindak lanjut dari surat Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Nomor B-1555/PK.01/J10/2025 tentang pelaksanaan percepatan pelaporan program KSPK di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Tujuannya untuk meningkatkan capaian dan kualitas pelaporan kegiatan melalui sistem pelaporan digital seperti SIGA, SIDAYA, TAMASYA, dan YOSAKURGA, sehingga data yang dihasilkan menjadi lebih akurat, tepat waktu, dan terintegrasi.
Kegiatan ini menghadirkan Tim Kerja KSPK, Tim DATIN, dan Tim LINLAP dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber, dengan metode pelatihan berupa paparan teknis, praktik langsung pengisian data, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Para peserta juga diwajibkan membawa laptop dan data dukung program guna mempraktikkan pengisian pelaporan secara langsung.
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha menyampaikan pentingnya penguatan data dan sinergi antar pengelola program serta tenaga lini lapangan dalam mendukung keberhasilan pembangunan keluarga.

“Keberhasilan implementasi program KSPK sangat bergantung pada kualitas pencatatan dan pelaporan kegiatan di tingkat lapangan. Data yang akurat dan mutakhir menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan berbasis bukti. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mempercepat pelaporan kegiatan KSPK secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan program pembangunan keluarga di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Eka juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pemahaman teknis bagi seluruh pengelola program dan penyuluh KB dalam melaksanakan pelaporan kegiatan BKB (termasuk 1000 HPK), TAMASYA, SIDAYA, dan YOSAKURGA. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam optimalisasi pelaporan di bidang KSPK.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami teknis pelaporan dengan baik serta berkomitmen untuk meningkatkan capaian dan kualitas data pelaporan KSPK di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (darwan)



