TAHUN 2019, P2TP2A KABUPATEN SUKABUMI TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

elmitra 95 FM Januari 11, 2019 0
TAHUN 2019, P2TP2A KABUPATEN SUKABUMI TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Mengawali Tahun 2019, P2TP2A Kabupaten Sukabumi menggelar rapat terbatas para pengurus P2TP2A di sekretariat Jl. Pabuaran No. 9 Nyomplong Sukabumi. Pada hari Kamis, 10 Januari 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen agar dapat terus melakukan kerja-kerja perlindungan terhadap anak dan perempuan di Kab. Sukabumi, P2TP2A Kabupaten Sukabumi terus melakukan upaya-upaya solutif di tengah tantangan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tak pernah surut, juga sebagai upaya konsolidasi pengurus di awal tahun 2019 agar terus kompak dan semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan serta seluruh pengurus P2TP2A Kabupaten Sukabumi.

2

Ada beberapa keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini, diantaranya akan diadakan peningkatan kapasitas para satgas P2TP2A di setiap kecamatan pada 47 Kecamatan yang ada di Kab. Sukabumi. Disamping itu sebagai respon terhadap bencana longsor yang belum lama ini terjadi Kp. Garehong Cimapag Desa Sirnaresmi Kec. Cisolok Kab. Sukabumi, P2TP2A akan segera mengadakan trauma heuling bersama para tenaga psikolog dan rohaniawan untuk memberikan upaya pemulihan kepada para korban yang selamat dari bencana tersebut. Hal tersebut disambut baik oleh para pengurus P2TP2A termasuk salah seorang pengurus, Bidan Neni, yang selama ini sering menangani korban bencana di RSUD. Pelabuhanratu.

Dalam sambutannya, Ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan menyampaikan “P2TP2A Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya untuk mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan seluruh pengurus untuk terus memberikan penyadaran”.

Lebih lanjut, Hj. Yani Jatnika Marwan menambahkan “agar para pengurus P2TP2A Kabupaten Sukabumi memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, agar tetap waspada dengan segala kemungkinan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, terlebih lagi kepada masyarakat kampus agar nantinya dapat membantu meringankan tugas P2TP2A dalam menangani masalah di tengah-tengah masyarakat”.



Sumber : Lensabhineka.com

 

Leave A Response »