stimulus covid 19 dari PLN masih bisa di Nikmati

elmitra 95 FM Januari 21, 2021 0
stimulus covid 19 dari PLN masih bisa di Nikmati

Radio Elmitra Talkshow – PLN UP3 Sukabumi melakukan talkshow di Radio Elmitra 95Fm dengan tema pembahsan “ Stimulus Covid 19 dan Keselamatan Ketenagakerjaan” yang dihadiri oleh Wiwin sebagai pemasaran dan Aditya sebagai Pejabat Pelaksana K3L, bertempat di Radio Elmitra 95FM Rabu (20/1/2021).

Wiwin mengatakan, stimulus covid 19 dari PLN sampai saat ini masih dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan khususnya pelanggan PLN yang memiliki daya 450 VA grtais 100% sedangkan untuk daya 900 VA PLN memberikan diskon 50% yang berlaku sampai bulan Maret 2021.

“Pemerintah masih memperhatikan masyarakat yang masih menggunakan daya 450 watt untuk rumah tangga dengan gratis, dan untuk yang menggunakan daya 900 watt diskon 50% sampai dengan bulan maret 2021, jadi tidak memberatkan pelanggan.” Ujarnya

Selain pelanggan listrik rumah tangga, PLN pun memberikan keringan kepada pelanggan PLN khususnya untuk industri kecil sebagai stimulus covid 19 dari PLN. Wiwin pun mengatakan, pelanggan listrik prabayar atau token juga mendapatkan keringanan dengan daya 450 VA gratis 100%.

“Prabayar/LPB/token, pemberlakuannya  jika daya 450 watt gratis, jadi tokennya sesuai dengan yang dia beli tapi pemakaiannya sesuai dengan dayanya, pembatasan sesuai dengan daya. hanya ketika beli sebesar itu maka akan bertambah seusai dengan paket  ada penambahan 450 x 720 jam maka akan ditemukan 60 Kwh dan itu akan bertambah angkanya,” pungkasnya.

Sementara itu Aditya sebagai Pejabat Pelaksana K3L mengatakan apabila istrik tidak digunakan secara tepat maka listrik ini akan menimbulkan bahaya bahkan kematian, Aditya pun menyarankan pelanggan PLn untuk mengetahui eberapa asset PLN yang sering digunakan selama ini. seperti gardu listrik, trafo, tiang listrik, dan intalasi PLN dan jaringan listrik.

“Gardu tembok maupun portal itu gardu yang berisi trapo, berfungsi untuk menyalurkan listrik 20 KPA sama dengan tegangan 20.000 volt, sampai kerumah jadi 220 Volt, dampak dari tegangan 20.000 volt bukan hanya kaget tapi auto hangus. Hanya petugas yang diperkenankan, masyarakat umum dilarang,” terangnya.

Aditya pun menjelaskan kegiatan-kegiatan yang menggangggu jaringan listrik, diantaranya memasang antenna, reklama, umbul-umbul, bermain laying-layang disekitar aliran listrik, mencantol listrik, mendirikan bangunan, membakar sampah, ranting-ranting pohon mengenai jaringan listrik dan memarkir truk didekat jaringan listrik. Selain itu mneyantol listrik bukan hanya berbahay untuk keselamatan tetapi juga terdapat sanksi untuk para oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Nyantol Listrik sama sekali tidak diperbolehkan tidak memiliki pontensi, dapat menyebabkan kecelakaan, pasti padam jika ada gangguan disana tanpa diketahui, berlawanan dengan hukum ada sanksi dan denda dan jika menemukan orang yang nyantol listrik, langsung dapat dilaporkan ke pihak PLN,” ujarnya.

Aditya menghimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi bahaya listrik saat banjir dan diharapkan menjauh dari peralatan listrik jika air terlanjur menggenang peralatan listrik.

“Pertama matikan aliran listrik di alam rumah, kedua cabut seluruh peralatan listrik, ketiga naikan alat elektonik ke tempat yang lebih tinggi , keempat jika aliran listrik yang tergenang banjir tidak padam, maka lapor ke 123 atau PLN Mobile,”pungkasnya.

Leave A Response »