Selebrasi Pencapaian dan Keberlanjutan Program Yes I Do “Anak yang Bahagia adalah Masa Depan Dunia”

elmitra 95 FM Oktober 16, 2020 0
Selebrasi Pencapaian dan Keberlanjutan Program Yes I Do “Anak yang Bahagia adalah Masa Depan Dunia”

Radio Elmitra News – Kegiatan Selebrasi Pencapaian dan Keberlanjutan Program Yes I Do dengan tema “Anak yang Bahagia adalah Masa Depan Dunia” Kegiatan ini di gelar di Grand Inna Samudra Beach Hotel Palabuhanratu, Kamis (15/10/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Budi Kurniawan Progam Manager Yes I Do Plan Indonesia, Irvan Suhendra Program Manager Yes I Do PUPUK Bandung, Deri Irawan Program Manager Yes I Do PKBI Cabang Sukabumi, Omay Komarudin, CO PUPUK Sukabumi, Jajaran Aliansi Yes I Do, SKPD Terkait dan Ketua PKBM, Kepala Sekolah, Guru SRA serta Perwakilan Siswa Intervensi Program Yes I Do.

Yes I Do, sebagai program PLAN International Indonesia yang merupakan gabungan beberapa aliansi diantaranya Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dan Lembaga Perlindungan Anak dan Remaja (LPAR) dalam kurun waktu pertengahan 2016 hingga akhir tahun 2020, yang telah bergerak dalam kegiatan pemenuhan hak-hak anak di Sukabumi

Budi Kurniawan menambahkan bahwa target dari kegiatan ini adalah agar Pemerintah daerah bersama dengan masyarakat secara bersama-sama mengatakan tidak kepada usia pernikahan anak.

“Sesuai dengan tema kegiatan “Anak yang Bahagia adalah Masa Depan Dunia” yang artinya bahwa masa depan Kabupaten Sukabumi kedepan adalah tergantung bagaimana kita memperlakukan anak pada saat ini’.

Sementara itu Program Manager Yes I Do PUPUK Bandung Irvan Suhendra menyebutkan bahwa Yes I Do PUPUK Bandung merasa bangga karena kabupaten Sukabumi menjadi pionir untuk mengakselerasi penguatan ekonomi bagi anak dan remaja.

“Sekolah-sekolah di kabupaten Sukabumi secara spesifik dan khusus sudah ada pembelajaran kewirausahan, karena yang paling penting adalah bagaimana merubah mentality dan mindset bahwa sejak usia anak mereka mampu berkreasi, mampu mengembangkan potensi diri dan mampu menghasilkan sesuatu yang akan berdampak bagi masa depan mereka.”

Ditempat yang sama Pembina Program Yes I Do kab. Sukabumi yang juga Ketua P2TP2A kab. Sukabumi Yani Jatnika mengungkapkan sesuai dengan isu yang digulirkan oleh Yes I Do tentang pencegahan pernikahan anak, P2TP2A akan menindaklanjutinya dengan UU No. 16 Tahun 2019 atas perubahan dari UU No. 1 Tahun 1974 tentang batas usia untuk menikah.

“Kami mengapresiasi karena P2TP2A kab. Sukabumi dilibatkan dalam program ini karena hal tersebut sesuai dengan Domain P2TP2A tentang perlindungan anak.”

Hj. Yani menambahkan bahwa P2TP2A kab. Sukabumi mendorong Bappeda kab. Sukabumi untuk bisa melanjutkan Kembali program ini karena telah terbukti berhasil di 4 Desa, dan Kabupaten Sukabumi masih memiliki banyak desa untuk diintervensi.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DP3A) kab. Sukabumi Hj. Aisyah mengatakan bahwa program Sekolah ramah anak sudah memasuki tahap finalisasi yang akan ditandatangani Bupati Sukabumi. Dengan diterbitkannya Perbup, diharapkan implementasi Sekolah Ramah Anak akan menjadi massif diseluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi.

“Kami berharap sekolah dan desa yang diintervensi oleh Yes I Do sebagai rujukan manakala nanti ditempat lain akan dibentuk Forum anak Desa, Kelompok Perlindungan Anak Desa dan Kelas Bisnis. Dan semoga desa-desa yang sudah mendapatkan intervensi akan melanjutkan programnya dan menularkan ilmunya ke seluruh desa di Kabupaten Sukabumi”.

Hj. Aisyah berharap melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) program perlindungan anak diprioritaskan terutama untuk membentuk jejaring kelompok perlindungan anak desa dan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Diakhir kegiatan dilaksanakan Penyerahan Hadiah Juara Lomba Perencanaan Bisnis Sekolah, Piagam Penghargaan/Apresiasi kepada komponen dan para pihak yang telah terlibat dan mendukung implementasi program Yes I Do serta Penanda-tanganan komitmen untuk mengawal dan mendukung keberlajutan program Yes I Do di kabupaten Sukabumi.

Reporter : Nandre

Leave A Response »