REMBUK STUNTING “UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI AKSI KONVERGENSI”

elmitra 95 FM Juni 5, 2021 0
REMBUK STUNTING “UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI AKSI KONVERGENSI”

Radio Elmitra News – Sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui aksi konvergensi, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menggelar Rembuk Stunting yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, komunitas, pengusaha, hingga media secara virtual yang diikuti oleh pihak-pihak  terkait di 47 kecamatan di kabupaten sukabumi, Jumat (4/6/2021).

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mengatakan penuntasan stunting menjadi prioritas Pemkab Sukabumi untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul secara kualitas maupun kuantitas.

“konvergensi ini sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Kita berupaya meminimalkan stunting dengan sinergitas pentahelix,” ujarnya.

“Lingkungan dan perilaku masyarakat sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Oleh karena itu, perlu peningkatan kebersihan melalui perilaku hidup bersih dan sehat” imbuhnya.

H. Iyos Somantri berharap semua unsur pentahelix bisa terlibat dan bergerak dalam upaya penuntasan stunting di Kabupaten Sukabumi.

“Penanganan ini, tidak akan tuntas 100 persen kalau hanya dilakukan Dinas Kesehatan saja. Namun harus dirembuk seluruh perangkat daerah terkait dan semua stakeholder,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara menilai kegiatan Rembuk Stunting ini hal yang sangat baik, upaya yang dilakukan  Pemerintah Daerah, beserta tingkat Provinsi dan Kementrian.

“Stunting ini adalah masalah kita semua, perlu adanya kesadaran untuk bisa menurunkan Stunting yang ada di sukabumi” ucapnya.

Senada dengan Wakil Bupati, Yudha Sukmagara menegaskan bahwa tidak hanya Dinas Kesehatan yang memiliki tugas mengenai Stunting ini, tapi seluruh Dinas harus ikut serta mengawal dan mencari solusi upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui aksi konvergensi di kabupaten Sukabumi.

“DPRD mendukung dan ingin bersinergis juga siap untuk bekerja sama secara aktif serta mendorong agar bisa dijadikan sebuah anggaran khusus perihal solusi penanganan Stunting ini” tandasnya

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid mengatakan hasil akhir dari kegiatan ini ialah terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang bebas stunting. Sehingga, tercipta generasi bangsa yang tangguh.

“output yang kami inginkan ialah pola hidup, pola asuh, dan pola makan masyarakat berubah dan lebih baik,” terangnya.

“sasarannya ada di 20 lokus yang akan dilaksanakan aksi konvergensi untuk penanganan stunting di kabupaten Sukabumi” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos Somantri dan Yudha Sukmagara  menyerahkan piagam penghargaan kepada perusahaan dan Kecamatan peduli stunting dan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen intervensi pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Leave A Response »