Perempuan Harus Mampu Berdaya dan Mampu Menentukan Masa depan yang Baik

elmitra 95 FM December 5, 2017 0
Perempuan Harus Mampu Berdaya dan Mampu Menentukan Masa depan yang Baik

Di Indonesia, setidaknya 1 dari 4 anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun, sekalipun tingkat pendidikan anak perempuan dan laki-laki terus meningkat namun praktik perkawinan anak masih mudah ditemukan di perdesaan dan perkotaan.

Fenomena ini berakar pada ketimpangan gender, kemiskinan, minimnya pendidikan seksual dan reproduksi, serta kurangnya akses pada layanan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja.  Ada sejumlah faktor lain yang mendorong bertahannya praktik perkawinan anak, seperti kemiskinan, agama, adat, dan seks pranikah. Akibatnya, kehamilan usia dini pun tidak terhindarkan yang sesungguhnya membawa akibat jangka panjang bagi kesehatan anak perempuan maupun bayi yang dilahirkannya. Selain itu, praktik berbahaya bagi organ reproduksi perempuan pun masih berlangsung yang berkaitan dengan agama, tradisi, seksualitas dan kesiapan menikah.

ALIANSI 16

Sabtu, (2/12/2017) Aliansi Yes I Do Sukabumi melaksanakan talkshow di Radio Elmitra 95 FM mengenai program Yes I Do Sukabumi, hadir dalam kesempatan tersebut Deri perwakilan PKBI Sukabumi, Rohman Perwakilan LPAR, Omay Perwakilan Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK), Suci dan Fitri dari perwakilan KPAD Sukaraja.

Dalam talkshow tersebut narasumber menjelaskan bahwa Tujuan dari Yes I Do adalah anak perempuan yang berusia di bawah 18 tahun berdaya dalam bernegosiasi dan memutuskan kapan dan dengan siapa akan menikah dan memiliki anak, serta terlindungi dari praktik berbahaya bagi organ reproduksinya.

Di segmen akhir talkshow semua narasumber berharap bahwa dengan adanya program ini dapat meminimalisir angka pernikahan nikah dini dari 30% menjadi 10% bahkan menjadi 0%.

 

 

Leave A Response »