Pengembangan Aplikasi SIGA dukung dalam Pengolaan Data di Kabupaten Sukabumi

elmitra 95 FM Desember 7, 2019 0
Pengembangan Aplikasi SIGA dukung dalam Pengolaan Data di Kabupaten Sukabumi

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menggelar Kegiatan Rekonsiliasi Data Kekerasan tahun 2019 bertempat di Aula DP3A Kabupaten Sukabumi, Jum’at (22/11/2019).

Acara tersebut dibuka Kepala DP3A Kabupaten sukabumi Hj. Aisah, SE, Ak.,M.Si, turut hadir Kabid Kesetaraan Gender, informasi Kerjasama dan Partisipasi Masyarakat Hj. Yeni Rosliani, S.Ag., Kasie informasi Kerjasama dan Partisipasi Masyarakat Miranti Suci Puspitasari, S.Sos., MM., dengan Narasumber dari P2TP2A Kabupaten sukabumi dan diikuti oleh 35 peserta dari unsur Kecamatan.

Dalam laporan panitia Kasie informasi Kerjasama dan Partisipasi Masyarakat Miranti Suci Puspitasari menyampaikan Rekonsiliasi data kekerasan ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data di kabupaten sukabumi melalui penyediaan fasilitas pengolah data dalam bentuk apliksi kompilasi data SIGA

Lebih lanjut Miranti Suci Puspitasari menerangkan agar pengelolaan data bisa lebih optimal, perlu didukung dengan satu aplikasi yang dapat menyimpan, menambah, mengubah, menghapus, maupun mengaksesnya yang tidak memerlukan waktu atau tempat, tidak terkait waktu dan tempat. Menyadari pentingnya hal tersebut maka perlu adanya pengembangan aplikasi SIGA untuk mendukung dalam pengelolaan data di kabupaten sukabumi.

Sedangkan Kabid Kesetaraan Gender, informasi Kerjasama dan Partisipasi Masyarakat Hj. Yeni Rosliani mengatakan tujuan dari Kegiatan Rekonsiliasi Data Kekerasan untuk menyediakan data dan informasi yang dapat diakses oleh para stakeholders untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kabupaten sukabumi dan meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pengarusutamaan gender (PUG) dan pengarusutamaan hak anak (PUHA) di kabupaten sukabumi secara sistematis, komprehensif dan berkesinambungan serta meningkatkan ketersediaan data gender dan anak.

Hj. Yeni Rosliani menambahkan dengan Kegiatan Rekonsiliasi Data Kekerasan diharapkan Setiap stakeholders memahami pentingnya penanganan gender terutama permasalahan fasilitasnya terutama ditempat pelayanan seperti kantor kecamatan, RS, puskesmas,dan kantor-kantor pelayanan terpadu seperti tersedianya toilet untuk perempuan dan laki-laki adanya laktasi, jalan yang yang ramah terhadap penyandang disabilitas dll.

Leave A Response »