“MENUJU KABUPATEN SUKABUMI” EXPOSE DAN HAND OVER PROGRAM YES I DO

elmitra 95 FM September 25, 2020 0
“MENUJU KABUPATEN SUKABUMI” EXPOSE DAN HAND OVER PROGRAM YES I DO

Radio Elmitra News – Program Yes I do melaksanakan expose dan hand over yang bertemakan “Menuju Kabupaten Sukabumi Layak Anak” yang merupakan kegiatan puncak dari serangkaian kegiatan penguatan dan pemberdayaan kaum muda yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 yang dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, Kamis (24/09/2020).

Expose dan hand over yes I do dilaksanakan untuk memotivasi, mengapreasiasi, dan mengembangkan best practice program yes I do sebagai program pemberdayaan kaum muda di replikasi di desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia

Program Manager Yes I Do Sukabumi Deri Irawan mengatakan Kami dari yes I do melakukan press conference terkait pencapaian di 4 tahun kita bekerja di Sukabumi tepatnya di 2016 akhir sampai 2020 tentang apa yang sudah kita lakukan praktik baik di desa-desa yaitu di desa cikelat, desa cisolok, desa sukaraja, dan desa limbangan.

“Praktik baik disekolah, yes I do mengintervensi enam sekolah melalui pendidikan reproduksi, modul setara (semangat dunia remaja) dan juga intervensi terhadap tokoh agama melalui modul ulama untuk pencegahan kekerasan terhadap anak khususnya di isu perkawinan anak” ujar Deri Irawan

Deri Irawan menjelaskan bahwa pada kegiatan expose dan hand over ini dilaksanakan dua kegiatan yang pertama pada pagi hari yaitu melaksanakan press conference dan pada pukul 13.00 WIB tepatnya di bale budaya pudak arum akan melaksanakan expose dan hand over atau memberikan praktik tersebut kepada pemerintah untuk di lanjutkan di desa lain untuk di replikasi.

Berakhirnya program yes I do Deri irawan berharap anak muda dapat memberikan perubahan di desa-desa dan berbagi informasi kepada pemuda lain yang mempunyai semangat sama untuk mencapai cita-citanya.

“Program yes I do selesai secara programatik karena setiap program pasti ada endingnya jadi kita sudah punya laboratorium desa, laborstorium sekolah, laboratorium anak-anak muda yang jadi perubahan di level desa dan mereka yang akan menjadi berbagi informasi kepada desa lain, kepada anak muda lain bahwa mereka punya semangat yang sama untuk masa depan yang mereka cita-citakan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat Ir. Poppy Sophia Bakur menjelaskan Satu program yang sangat strategis dan kami menyambut baik mengapresiasi karena memang hal-hal yang dibahas atau diluncurkan ini memang menjadi isu di provinsi jawa barat sehingga ada instruksi dari pimpinan untuk mewujudkan jabar juara ini harus anak-anaknya juara. Nah persoalan terhadap anak-anak yang diangkat oleh materi yang kemas oleh yes I do ini artinya mempercepat terhadap ketercapaian kewujudan baik dikabupaten maupun di provinsi jabar

Poppy SB juga berharap berakhirnya program ini justru untuk memulai pola kebaikan dari yang diterapkan yes I do dapat di teularkan kepada desa yang lainnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kab. Sukabumi Hj. Aisah SE mengatakan Berawal adanya keprihatin karena terdapat tingkat perkawinan anak, itu juga upaya perlindungan anak sehingga yes I do mencoba melakukan intervensi di empat desa itu bahwa dengan adanya yes I do ada penurunan angka perkawinan anak di desa yang terintervensi.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Setara (semangat dunia remaja), Posyandu Remaja (Remas), Lembaga perlindungan anak, sekolah ramah anak (SRA), serta “kelas bisnis” dan semua yang sudah berkontribusi dalam program yes i do

#stopperkawinananak

Reporter : Nandre

Leave A Response »