LENSA SUKABUMI GELAR PELATIHAN GRAFIS BIDANG REKLAME & PERCETAKAN KEPADA PARA SANTRI

elmitra 95 FM September 25, 2020 0
LENSA SUKABUMI GELAR PELATIHAN GRAFIS BIDANG REKLAME & PERCETAKAN KEPADA PARA SANTRI

Radio Elmitra News – Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (LENSA) Sukabumi bekerjasama dengan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, menggelar kegiatan Pelatihan Desain Grafis Bidang Reklame dan Percetakan Program Pesantren Preneur Tahun 2020 Dengan mengusung Tema “PESANTREN BERDAYA, INDONESIA SEJAHTERA”. Kamis (24/9) Bertempat di Grand Yustik Selabintana Sukabumi

Hadir dalam kesempatan tersebut Asda I Bidang pemerintahan dan sosial, Ade setiawan, Direktur Lensa Sukabumi, Daden sukendar, Owner Grand Yustik Atik dan sekaligus di saksikan melalui virtual zoom oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Asrorun Ni’am Sholeh dan Diikuti 100 peserta dari 75 pesantren wilayah sukabumi utara dan sukabumi selatan ”

Asda I Bidang pemerintahan dan sosial Kab. Sukabumi, Ade setiawan mengatakan bahwa kita harus berinovasi menghadapi masa depan, teknologi berkembang sangat cepat kita harus memiliki persiapan, belajar ilmu pengetahuan terdepan, belajar jangan berhenti karena ilmu terus berkembang zaman terus berkembang.

Ade Setiawan menegaskan bahwa santri itu bukan hanya sekedar bukan bisa ngaji, tetapi Santri itu harus bisa ngejo karena punya bakat punya skil bagi dirinya untuk berkontribusi. Selain dalam meningkatan karakter bisa berkontribusi dalam sektor ekonomi, bisa menghidupi dirinya sendiri membangun dari sisi ekonomi”.

Sementara Direktur Lensa Sukabumi Daden Sukendar menjelaskan bahwasannya kegiatan pelatihan desain grafis bidang reklame dan percetakan, dalam rangka implementasi program pesantren preneur di Kab. Sukabumi tahun 2020, bertujuan memberikan motivasi kepada generasi muda terutama kalangan santri notabennya, serta memberikan peluang kepada mereka untuk bisa mengembangan diri untuk bisa mandiri kedepannya

“Wirausaha melalui reklame dan percetakan, yaitu membuat medali dan gantungan kunci, kerajinan seperti ini perlu di berikan kepada para santri. “Ujar Daden Sukendar

“kami juga akan mendeklarasikan asosiasi santri pondok pesantren sukabumi untuk diberikan wadah perkumpulan yang nantinya bisa terus bersilaturahmi silaturfikri artinya bertukar informasi yang terakhir tentunya bersiratul amal kita bisa bersinergi melakukan kegiatan yang bermanfaat. “tambah Daden Sukendar

Deputi bidang pengembangan pemuda kemenpora RI, Asrorun Ni’am Sholeh menjelaskan melalui virtual zoom bahwa tugas kita adalah ikhtiar salah satunya itu mencari minat bakat kita. Saya harapkan pertemuan kali ini menambah kompetensi. Bertemu dengan para mentor dalam desain grafis bidang reklame dan percetakan. sekarang ini banyak kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dengan akses media dengan alat bantu teknologi yang ada.

“Sejarah santri itu sejarah kemandirian pesantren, menjadi benteng, pesantren menjadi lembaga mandiri dalam bidang ekonomi. Kemandirian santri yg memiliki kesadaran nasionalisme, membangun organisasi melawan penjajahan. Artinya komitmen usaha yg kita bangun ini adalah panggilan keagamaan, warisan daripada ulama menjadi wirausahawan muda. Kunci menjadi wirausaha adalah berani memulai.”tegas Asrorun Ni’am Sholeh

“Ada beberapa peristiwa penting kedepan di bulan Oktober, minimal 2 peristiwa yg perlu kita ingat yaitu 22 oktober sebagai hari santri untuk menunjukan jati diri santri. Momentum yg kedua adalah 28 oktober sebagai sumpah pemuda membangun kebersamaan ditengah keberagaman dengan tema Bersatu dan Bangkit menuju indonesia maju salah satunya adalah pintu kewirausahaan”. Pungkasnya

Reporter : Ilyas

Leave A Response »