Lebih dekat dengan peserta, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi layani langsung peserta di Kabupaten Cianjur

elmitra 95 FM July 5, 2018 0
Lebih dekat dengan peserta, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi layani langsung peserta di Kabupaten Cianjur

Untuk memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik, para Direksi BPJS Kesehatan diberbagai wilayah kerja terjun langsung meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Cabang BPJS Kesehatan masing-masing. Tak hanya itu, mereka pun turut melayani langsung para peserta JKN-KIS yang datang berkunjung salah satunya yang dilakukan oleh Kepala BPJS Kesehatan KCU Sukabumi C.Falah Rakhmatiana di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cianjur (03/07/2018).

IMG-20180703-WA0042

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan KCU Sukabumi C.Falah Rakhmatiana menggantikan sementara tugas frontliner BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cianjur, khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat).

Sampai saat ini dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi telah bekerja sama dengan 225 FKTP yang terdiri atas 118 Puskesmas, 28 Dokter Praktik Perorangan, 72 Klinik Non Rawat Inap, 5 Klinik Rawat Inap, serta 2 Dokter Gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 17 RS dan 1 Klinik Utama, 7 Apotik, dan 6 Optik.

Kepala BPJS Kesehatan KCU Sukabumi C.Falah Rakhmatiana mengatakan “Kegiatan eksekutif frontliner ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS karena Kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami. Untuk itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan dan Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat”.

Selain itu, C.Falah Rakhmatiana mengatakan “jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat. Jika hanya dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-coverhampir 80% dari total penduduk Indonesia. Sebagai pembanding, negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun, baru meng-cover 85% populasi penduduk. Austria menjalankan selama 79 tahun dan meng-cover 99% populasi penduduk. Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk”.

C.Falah Rakhmatiana menambahkan “Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan. Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama”.a

Leave A Response »