KECAMATAN KEBONPEDES LAUNCING PROGRAM DOKTER MASUK KAMPUNG DI KAMPUNG PENDONOR DARAH

elmitra 95 FM April 3, 2021 0
KECAMATAN KEBONPEDES LAUNCING PROGRAM DOKTER MASUK KAMPUNG DI KAMPUNG PENDONOR DARAH

Radio Elmitra News – Sebagai tindak lanjut pencanangan Kampung Pendonor Darah (KPD) oleh Wakil Bupati Sukabumi pada bulan Maret 2021 yang lalu, Kecamatan Kebonpedes menggelar acara launching program “Pelayanan Kesehatan Keliling Dokter Masuk Kampung dan Donor Darah di Kampung Pendonor Darah” dengan menerapkan protokol kesehatan pada hari Sabtu (03/04/2021) bertempat di MDTA Azzainiyah KPD Srikandi RW 04 Desa Jambenenggang Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Ade Setiawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rika Mutiara Sukanda, Ketua PMI Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Sekretaris PMI Kabupaten Sukabumi Unang Suryana, Camat Kebonpedes Ali Iskandar, Kepala Pusekesmas Kebon Pedes Lilis Ilahayati dan Aparatur Desa Jambenenggang.

Program dokter masuk kampung merupakan salahsatu program unggulan 100 hari kerja Bupati dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan dengan cara menjemput bola untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar melalui kunjungan dokter masuk kampung, dengan tujuan meningkatkan layanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat yang kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Program dokter masuk kampung ditunjang oleh program inovasi kesehatan dari Kecamatan Kebonpedes melalui inovasi Sabumi Matih (Saurang Sabumi Maparin Getih) dimana program inovasi ini diselenggarakan secara kolaboratif dan partisipatif antar Kecamatan, PMI, Puskesmas serta Pemerintah Desa dan saat ini sudah terbentuk 16 Kampung Pendonor Darah (KPD) di 5 desa dengan jumlah pendonor sebanyak 553 orang.

Dalam sambutannya Bupati Sukabumi yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Ade Setiawan menyampaikan, pembangunan bidang kesehatan merupakan salahsatu prioritas utama pembangunan nasional dan priotitas pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Karena kesehatan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia.

Dengan adanya salahsatu program 100 hari kerja dibidang kesehatan ini diharapkan dapat terealisasikan dengan baik oleh Perangkat Daerah termasuk oleh Kecamatan Kebonpedes serta manfa’atnya bisa langsung dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.

Sedangkan dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rika Mutiara Sukanda, mengajak seluruh stakeholder khususnya yang ada di Kecamatan Kebonpedes untuk saling mendukung dan berkerjasama dalam melaksanakan pembangunan kesehatan guna mewujudkan visi misi Kabupaten Sukabumi.

Adapun indikatornya yaitu, setiap tim dapat menurunkan dan menyelesaikan masalah kesehatan berdasarkan evidence based yang ada diwilayah kerja puskesmas masing-masing.

Sementara itu Sekretaris PMI Kabupaten Sukabumi Unang Suryana mengapresiasi dan berterimakaasih kepada Camat Kebonpedes yang telah menggagas program-program kesehatan di wilayahnya. Menurutnya dengan didirkannya Kampung Pendonor Darah, PMI jadi terbantu untuk menutupi kebutuhan darah masyarakat.

“Kami atas nama PMI Kabupaten Sukabumi mengapresiasi inovasi yang digagas oleh pak Camat Kebonpedes salahsatunya adalah program Sabumi Matih (Saurang Sabumi Maparin Getih) terus terang baru Kecamatan ini yang melaksanakan program semacam ini.” ujarnya

Dalam sambutannya Camat Kebonpoedes Ali iskandar melaporkan Program Sabumi Matih (Saurang Sabumi Maparin Getih) merupakan program yang telah berjalan dari tahun 2020 lalu dan dalam satu tahun tersebut sudah terkumpul darah sebanyak 442 labuh yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap bulan satu kali di setiap Desa.

Ali Iskandar menambahkan, konsep Kampung Pendonor Darah (KPD) lahir karena tingginya potensi pendonor darah yang ada di Kecamatan Kebonpedes yang Jika dipersyaratkan dari usia 17-59 tahun, maka ada sekitar 9.612 warga yang siap berdonor darah.

“Episentrumnya ada di Jambenenggang, ada 4 kampung pendonor darah selebihnya di 4 desa masing-masing 3 kampung pendonor darah. Dari aktifitas kader sudah terdata 553 calon pendonor darah 19 diantaranya di kampung Babakan. Di awal bulan april ini kegiatan donor darah itu akan di mulai.” terangnya.

Reporter : Nandre

Leave A Response »