DENGAN APEL SIAGA TIM PENDAMPING KELUARGA NUSANTARA BERGERAK, KECAMATAN SUKABUMI BERUPAYA SEMAKSIMAL MUNGKIN BEBAS STUNTING BERSINERGI DENGAN SEMUA ELEMEN

elmitra 95 FM Mei 12, 2022 0
DENGAN APEL SIAGA TIM PENDAMPING KELUARGA NUSANTARA BERGERAK, KECAMATAN SUKABUMI BERUPAYA SEMAKSIMAL MUNGKIN BEBAS STUNTING BERSINERGI DENGAN SEMUA ELEMEN

Radio elmitra news – Kecamatan Sukabumi mengikuti Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak secara Hybrid di Aula kecamatan Sukabumi, Kamis 12/05/2022 dan dilanjutkan dengan acara Hala Bil Halal

Kegiatan tersebut diikuti oleh Forkopincam, Para Kades, MUI kecamatan sukabumi dan KUA kecamatan Sukabumi

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen Tim Pendampingan Keluarga dalam sebuah “Gerakan Pendampingan Keluarga” dalam upaya percepatan penurunan angka Stunting di Indonesia.

Salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting adalah pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga berisiko stunting untuk mencapai sasaran, yakni calon pengantin (catin) pasangan usia subur (PUS), ibu hamil dan menyusui sampai dengan pasca salin, dan anak 0-59 bulan.

Camat kecamatan Sukabumi Nunung Nurhayati menyampaikan Dalam penanggulangan percepatan penurunan angka stunting di kecamatan Sukabumi, kami bersinergi dengan semua elemen diantaranya dengan kepala UPTD, UPTB, Puskesmas, KUA, MUI, para Kepala Desa dan seluruh elemen masyarakat.

“Seandainya di kecamatan Sukabumi ada yang Stunting kita akan terus berupaya semaksimal mungkin supaya Stunting bebas tidak ada di kecamatan Sukabumi” Ucapnya

“Kuhususnya di dana Desa ada kegiatan penanggulangan Stunting yaitu pemberian makan tambahan dan kegiatan-kegiatan lain yang di danai oleh ADD”. tambahnya

Salah satu kepala Desa Karawang kecamatan sukabumi Iwan Rusmawan Gardika mengatakan kami berkomitmen dalam rangka kegiatan Penurunan Stunting, Dengan adanya gelar stunting tim penggerak keluarga, Desa Karawang mendukung program pemerintah untuk penurunan Stunting dengan penguatan pada kader keder, posyandu, kader KB dan juga pemberitahuan kepada masyarakat bahwa Stunting tidak bisa di lakukan oleh pihak pemerintah atau kepala Desa tetapi seluruh masyarakat termasuk dari ibu ibu yang sedang hamil untuk di upayakan untuk memeriksakan diri dari sejak dini dari awal kehamilan sampai melahirkan

“Dukungan yang lainya adalah kami juga terus mengupayakan program yang Mudah2n bisa di akomodir oleh pemerintah Desa dari anggaran dari ADD khusus program percepatan penurunan Stunting dan program kesehatan masyarakat Desa karawang” tegasnya

Di tempat yang sama Kepala Desa parungseah kecamatan Sukabumi Muhamad Munir menambahkan terkait dengan program pencegahan Stunting di Jabar, Desa parungseah sudah melaksanakan pencegahan dan penanganan Stunting dengan cara mensosialisakan kepada masyarakat tentang Stunting melalui Pkk, dan para kader.

“Program penanganan dan pencegahan Stunting ini perlu kerjasama dan sinergitas antar semua Lini warga masyarakat” jelasnya

“Dari sektor pemerintahan Desa kita akan menganggarkan ADD untuk program penurunan dan pencegahan Stunting tersebut”Jelasnya

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Halal bihalal dengan di isi Tausiyah dari ustadz Yusup Ibrahim dan di tutup dengan bersalam salaman

Reporter : Nandre

Leave A Response »