CURUG MALELA THE LITTLE NIAGARA

elmitra 95 FM July 5, 2013 0

 

AMAZING Itu kesan pertama kalinya ketika melihat keindahan Curug Malela atau Little Niagara yang terletak di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kec. Rongga, Kab. Bandung Barat yang berbatasan dengan Kab. Cianjur, berdasarkan peta topografi (peta kontur permukaan), sungai yang jatuh sebagai Curug Malela setinggi lebih kurang 60 m dan lebar mencapai 70 m, bernama Cicurug. Curug Malela memiliki 7 buah air terjun (curug) yg berada dalam satu aliran sungai.

Curug malela menawarkan pesona alam yang indah dan sumber daya alam yang masih murni, sejuknya udara dan dinginnya air Curug Malela memanggil para petualang tuk dapat menikmatinya tanpa merusaknya. Akan tetapi akses jalan menuju curug malela sangat membuat sebagian orang ingin mengurungkan niatnya, karena jarak yang jauh, petunjuk arah yang sedikit membingungkan serta medan yang kurang bagus bagi pengguna kendaraan terutama kendaraan sedan.

Tetapi beda halnya dengan orang yang mempunyai jiwa petualang, hal tersebut merupakan bagian dari seni berpetualang, di tambah lagi dengan rimbunnya pohon, dan desiran air terjun yang menjadi bagian dari kelengkapan berpetualang. Keanggunan air terjun memberikan kesan fenomena keindahan alam yang luar biasa ini.

Letak obyek wisata curug Malela

Berada di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kec. Rongga, Kab. Bandung Barat yang berbatasan dengan Kab. Cianjur,
Rute perjalanan dari Jakarta atau dari bandung menuju ke Gunung Halu, dengan rute alternatif yang nyaman yaitu melalui tol Purbaleunyi, menuju pintu keluar gerbang Padalarang, kemudian ambil jalur kekiri menuju ke Cimareme, nanti ketemu pertigaan menuju ke Cililin, lalu ambil jalur ke Cililin menuju ke Gunung Halu.

Setelah sampai di Gunung Halu, perjalanan dilanjutkan hingga ketemu pertigaan, ambil arah ke kanan ke arah Buni Jaya Kec. Rongga. Lalu ambil lagi arah ke kanan menuju perkebunan Teh Montaya dengan pemandangan perkebunan teh dan pohon-pohon besar sepanjang jalan. Hingga di penghujung perkebunan teh, jalan sudah terlihat berombak. Disini biasanya mobil akan di stop tukang ojeg jika kondisi hujan, karena medan jalan yang berlumpur dan bebatuan. Akan tetapi jika menggunakan kendaraan jenis minibus (sejenis opel blazer / avanza) perjalanan bisa dilanjutkan hingga Kampung Manglid, Desa Cicadas, kemudian mobil di parkirkan dekat sekolah dasar, lalu perjalanan di lanjutkan dengan naik ojeg motor dengan tarif PP  Rp, 30.000. Atau jika anda membawa kendaraan jenis 4 X 4 WD (Double Gardan) perjalanan bisa di lanjutkan hingga desa terdekat.

di kejauhan sudah terlihat Curug Malela dengan gemuruh air terjunnya terdengar jelas meskipun jaraknya masih cukup lumayan, kemudian perjalanan dilanjutkan melalui jalur babi atau jalan setapak dan turunan tajam, hingga tempat terbuka yang sudah disiapkan, berupa bangunan untuk istirahat bagi pengunjung.

 

http://barudaxkami.files.wordpress.com

Leave A Response »