BPJS CABANG SUKABUMI, UJI COBA SECARA RESMI SISTEM RUJUKAN ONLINE DI 250 FASILITAS KESEHATAN

elmitra 95 FM August 15, 2018 0
BPJS CABANG SUKABUMI, UJI COBA SECARA RESMI SISTEM RUJUKAN ONLINE DI 250 FASILITAS KESEHATAN

Dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan untuk peserta JKN-KIS Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan akan mengujicoba layanan baru yaitu system rujukan online, system rujukan online tersebut akan resmi di ujicobakan secara serentak di Indonesia sebanyak 20.906 fasilitas kesehatan pada tanggal 15 Agustus 2018.

Sistem ini diwajibkan bagi semua FKTP  yang sudah terhubung jaringan komunikasi internet mulai 21 Juni 2018, Prosedur rujukan online padadasarnya samadengan rujukan manual. Bedanya, ada sejumlah keunggulan  yang tidak di miliki rujukan manual.  Sistem rujukan online ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di fasilitas kesehatan.  Nilai plusnya, rujukan online bersifat real time dari FKTP ke FKRTL, serta menggunakan digital documentation. Data dari P-Care di FKTP langsung terkoneksike FKRTL sehingga memudahkan analisis data calonpasien.

af0f1684-3737-474e-bb00-0d384963af89_43

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi C. Falah Rakhmatiana mengatakan “untuk system rujukan online di BPJS Cabang Sukabumi akan di uji cobakan secara resmi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berjumlah 232 dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) berjumlah 18, dengan jumlah keseluruhan 250”.

Selain itu, C. Falah Rakhmatiana menyampaikan “dengan system rujukan online, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan karena informasi rujukan peserta sudah terekam dalam sistem online, baik di FKTP maupun di rumah sakit. Hanya dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, peserta sudah bisa dilayani di FKTP dan FKRTL tempatnya dirujuk”.

C.Falah Rakhmatiana menambahkan “data peserta sudah tercatat di data base antar fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan peserta JKN-KIS pun menjadi lebih cepat karena data tidak perlu di-input ulang pada saat pendaftaran, termasuk data diagnose penyakit yang diderita peserta. Selain itu, peserta JKN-KIS juga mendapat kepastian rujukan ke fasilitas kesehatan yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan medis peserta yang bersangkutan”.

Sistem rujukan online memberikan kemudahan dan kepastian layanan sesuai kompetensi  yang dibutuhkan serta mendekatkan layanan kepada peserta, menghemat waktu tunggu peserta untuk berobat karena mengurai antrian yang menumpuk pada faskes penerima rujukan, dan lebih memudahkan peserta untuk mendapatkan informasi tentang fasilitas kesehatan yang dapat memberikan pelayanan sesuai indikasi medis yang dibutuhkan.

Leave A Response »