BNNK Sukabumi luncukan program kegiatan unggulan yaitu pilot project program BERSINAR (Bersih Narkoba) di 7 kecamatan

elmitra 95 FM Desember 28, 2019 0
BNNK Sukabumi luncukan program kegiatan unggulan yaitu pilot project program BERSINAR (Bersih Narkoba) di 7 kecamatan

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi mengelar konfrensi pers terkait pelaksanaan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) selama periode Januari sd Desember 2019, bertempat di aula kantor BNNK Sukabumi, Kamis (26/12).

Kepala BNNK Sukabumi AKBP Deni Yus Danial Menyampaikan ” P4GN sebagai strategi negara dalam upaya menanggulangi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang meliputi tugas pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi serta tugas pemberantasan. Dalam mengatasi permasalahan Narkoba, diperlukan strategi khusus, yaitu keseimbangan penanganan antara supply reduction dan demand reduction.

“Supply reduction bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkoba mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedamya, BNNK Sukabumi telah mengungkap 2 jaringan sindikat dan hasil pengungkapan gabungan BNNP Jawa barat sebanyak 3 jaringan sindikat, jadi jumlah selama tahun 2019 mengungkap sebanyak 5 Jaringan sindikat peredaran gelap narkoba”

AKPB Deni Yus Danial menerangkan adapun demand reduction adalah memutus mata rantai para pengguna Narkoba. Dalam pendekatan demand reduction, langkah-langkah preventif ditempuh sebagai upaya untuk membentuk masyarakat yang mempunyai ketahanan dan kekebalan terhadap ancaman Narkoba. Jumlah kegiatan pencegahan yang teiah dilakukān oieh BNNK SUKABUM baik berupa advokasi, sosialisasi, dan kampanye STOP Narkoba pada tahun 2019 adalah sebanyak 175 kegiatan dengan melibatkan 22.052 orang dari berbagai kalangan, baik kelompok masyarakat, pekerja, maupun pelajar.

“bahwa lingkungan pendidikan merupakan mitra strategis dalam penanganan narkoba P4GN, terutama di kalangan anak muda, sehingga diharapkan peran guru, dosen dalam membentuk sikap, pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat mengimplementasikan P4GN secara mandiri dan berkesinambungan”,

Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat pada tahun 2019, BNNK Sukabum meluncukan program kegiatan unggulan yaitu pilot project program BERSINAR (Bersih Narkoba) di 7 kecamatan sebanyak 243 desa dan 1 kelurahan.

“Kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya yang telah dliakukan oleh BNNK Sukabumi antara lain, Peiatihan Penggiat Anli Naikoba (Pengembangan Kapasitas) sebanyak 4 keglatan dengan peserta sebanyak 80 orang dan sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan Narkoba, pada tahun ini BNNK Sukabumi melaksanakan kegiatan screening deteksi narkoba (test urine) yang diikuti oleh oleh 3.202 orang”.

Lebih lanjut AKBP Deni Yus Danial menjelaskan Rehabilitasi Narkoba merupakan salah satu upaya untuk menyelamatikan para pengguna dari belenggu Narkoba, Pada tahun 2019, BNNK SUKABUMI telah merehabilitasi sebanyak 53 penyalahguna narkotika yang terdiri dari :
1. Klinik Pratama BNNK Sukabumi: 15 Klien 2. RSUD Sekarwangi : 5 Klien 3. TAT (Tim Assestmen Terpadu): 13 Klien 4. Lembaga Komponen Masyarakat (Yayasan Bhineka Nusantara) : 20 Klien

AKBP Deni Yus Danial menegaskan peran serta masyarakat dan seluruh komponen Bangsa sangat menentukan keberhasilan upaya P4GN dalam menangulangi permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Sukabumi.

“BERSAMA WUJUDKAN SUKABUMI BERSINAR (BERSIH NARKOBA)”

*Reporter : Nandre
*email : radioelmitra@gmail.com

Leave A Response »