Baznas bersinergi dengan P2TP2A dalam membantu kepulangan korban TPPO

elmitra 95 FM Maret 1, 2021 0
Baznas bersinergi dengan P2TP2A dalam membantu kepulangan korban TPPO

Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi H. Unang Sudarma menyampaikan sesuai arahan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Baznas harus menjadi bagian dari energi perubahan, untuk itu baznas mendukung sesuai fungsi dan peran baznas dalam fasilitasi dalam hal ini bagaimana pemulangan para korban calon ke tempat asalnya masing-masing, Senin (01/03/2021).

“di Baznas itu ada Asnaf Riqab artinya perbudakan, tentunya dalam tafsir kontemporer itu bisa dimasukan dalam perdagangan orang atau trafficking, sehingga dalam hal ini Baznas mendukung dari sisi fasilitas” ungkapnya.

H. Unang Sudarma menambahkan Baznas mendukung program dari P2TP2A dan dari beberapa kasus muncul Baznas melakukan dukungan dari fasilitasi.

“saya berharap masyarakat untuk lebih teliti dan lebih waspada terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang menggiurkan tapi ketika itu terjadi malah berbahaya dan menyengsarakan” pungkasnya.     

Sebelumnya P2TP2A bekerjasama dengan DP3A kabupaten Sukabumi, Baznas Kabupaten Sukabumi dan Kecamatan Kebonpedes memulangkan 3 warga Lombok Nusa Tenggara Barat langsung ke Bandara Sukarno Hatta sabtu (27/02/2021). Ketiga warga Lombok yang dipulangkan, diduga menjadi korban calon perdagangan orang yang ditemukan di wilayah Kebonpedes Kabupaten Sukabumi.

Dikatakan P2TP2A  sebelumnya ketiga warga Lombok itu,  ditemukan  berada di tempat penampungan di Kampung Ciseke Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi oleh pihak Kecamatan Kebonpedes, Kepolisian yang selanjutnya dilaporkan ke P2TP2A Kabupaten Sukabumi pada jumat (19/02/2021).

Ketiga warga Lombok berisial SW (40) Warga Mudung Timur Desa Angga Raksa Kecamatan, Masbagi Lombok Timur, S (30) Warga Dasan Malang Timur, Desa Paokmotong Desa Masbagi Kecamatan Lombok Timur, dan BN (23) Warga Dusun Telo Bulan, Desa Rumbitan, Kecamatan Pujud Kabupaten Lombok Timur.

Sementara itu Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Hj. Aisah melalui Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Hak Perempuan Ade Rusyati mengatakan pihaknya  sudah  mempunyai Rencana Aksi Daerah (RAD) yaitu berkomitmen bersama OPD pihak terkait termasuk Baznas Kabupaten Sukabumumi untuk menangani masalah seperti penanganan seperti ketiga warga Lombok ini.

Reporter : Her

Leave A Response »